Kisah Suparta Kembangkan Jasa Foto Manukan Surabaya Lewat Suntikan KUR
Ekonomi 10 jam yang lalujatimnow.com - Langkah Suparta membesarkan studio foto dan penjualan pigura di kawasan Manukan, Surabaya Barat, sempat terganjal modal cekak.
Saat pesanan foto wisuda hingga bingkai keluarga mulai berdatangan, ia kerap gigit jari lantaran uang kas harian tidak cukup untuk memperbarui bodi kamera maupun mengisi etalase toko.
Perputaran modal yang serba pas-pasan membuat Suparta harus memutar otak agar usaha rintisannya tidak jalan di tempat.
"Dulu uang hasil jasa foto langsung saya putar lagi untuk beli batangan pigura baru dan lensa bekas, sambil tetap menyisihkan uang dapur," kenang Suparta saat ditemui di tempat usahanya, Rabu (21/10/2026).
Titik balik hadir saat dirinya memberanikan diri berkonsultasi ke kantor BRI Unit Manukan guna mengakses Kredit Usaha Rakyat (KUR).
Pendampingan Mantri BRI membantunya menata pembukuan sederhana, terutama memisahkan dompet belanja pribadi dengan kas usaha agar kapasitas angsuran tetap terukur.
Suntikan modal kerja langsung dialokasikan untuk memborong stok aneka model pigura serta meremajakan perlengkapan studio foto.
Kelengkapan alat baru terbukti ampuh mendongkrak ketajaman hasil potret sekaligus mempercepat waktu pengerjaan pesanan pelanggan.
"Begitu peralatannya lengkap dan pilihan pigura makin banyak, pesanan yang masuk bisa tertangani tanpa harus menolak konsumen lagi," imbuhnya.
Kelancaran arus kas membuat skala bisnis Suparta tumbuh bertahap hingga ia mampu memenuhi kriteria kelayakan pembiayaan komersial perbankan.
Transaksi hariannya kini terbantu sistem pembayaran digital QRIS dan aplikasi BRImo, memudahkan pembeli bertransaksi tanpa perlu repot menyiapkan uang kembalian.
Pria yang tengah merintis promosi lewat media sosial ini berencana merekrut tenaga perakit pigura dari kalangan pemuda sekitar seiring lonjakan volume orderan.
Bagi Suparta, keberanian mengambil fasilitas pembiayaan resmi harus diimbangi perhitungan matang dan komitmen menjaga disiplin pengeluaran produktif.