Rintisan Kebun Anggur Prafi Papua Bersiap Tembus Pasar Wisata Nasional
Wiyata 6 jam yang lalujatimnow.com - Hamparan tanah transmigrasi di Kampung Udapi Hilir, Distrik Prafi, Kabupaten Manokwari, Papua Barat, membuktikan tanaman subtropis seperti anggur mampu berbuah manis di kawasan timur nusantara.
Perkebunan Manokwari Anggur milik perintis lokal bernama Manto kini disiapkan menjadi destinasi agrowisata terpadu lewat pendampingan Tim Ekspedisi Patriot 18 Universitas Airlangga (Unair) di Parfi, Manokwari, Papua Barat.
Kolaborasi akademisi asal Surabaya bersama warga lokal fokus mematangkan konsep wisata edukasi petik buah sekaligus merancang strategi pemasaran digital.
Langkah pendampingan membuka jalan agar pasokan buah segar Manokwari tidak lagi bergantung pada kiriman kapal dari luar pulau.
Manto merintis budidaya anggur sejak lima tahun lalu setelah melihat tingginya harga buah impor di pasar lokal Papua Barat.
"Niat awal saya sederhana, ingin membuktikan Manokwari bisa memproduksi buah manis berkualitas tanpa harus terus menunggu pasokan dari luar," ungkap Manto.
Ketekunan merawat rambatan pohon berbuah lebat mengundang minat warga sekitar hingga areal tanam di Satuan Pemukiman (SP) 4 kerap didatangi rombongan keluarga untuk belajar bertani.
Melihat antusiasme pengunjung, Manto melengkapi area kebun dengan kolam pancing dan pembibitan mandiri guna menyerap tenaga kerja pemuda desa setempat.
Tim Ekspedisi Unair memetakan potensi rantai usaha pertanian pangan agar terhubung ke jejaring promosi daring skala nasional.
Perguruan tinggi menilai buah hasil panen petani Prafi berdaya saing tinggi, tinggal membutuhkan pengemasan citra dan kemudahan transaksi digital.
"Kerja sama riset dan promosi bersama mahasiswa Unair memberi jalan agar rintisan kebun warga lekas berkembang dan menyejahterakan tetangga sekitar," imbuh Manto.
Sentuhan promosi media sosial dan pemetaan lokasi wisata diharapkan mengangkat pamor agrowisata Prafi sebagai roda baru ekonomi transmigran di pedalaman Papua Barat.
Sebagai informasi, Tim Ekspedisi Patriot 18 Unair di Prafi, Manokwari, Papua Barat ini diketuai oleh Dosen FEB Unair Dr. Fatin Fadhilah Hasib, SE., M. Si dan anggota Abdusyahid Naufal Fathullah, Anysa Puji Rahayu, Haidar Afifudin Fawwaz, Titin Nurazizah, Muhammad Fikri Alfiansyah