jatimnow.com - Tingkat hunian hotel atau okupansi di Kabupaten Tulungagung, meningkat dalam libur panjang natal dan tahun baru 2019.
Jumlah pengunjung di beberapa obyek wisata di Tulungagung membuat okupansi meningkat hingga 80 persen. Dari jumlah tersebut 20 persen nya merupakan wisatawan mancanegara.
Ketua DPC Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Tulungagung, Nurwakhidun mengatakan terdapat 20 Hotel mulai kelas melati hingga bintang 4 yang tergabung dalam organisasi ini.
Baca juga: Atraksi Ritual Budaya Banyuwangi Bakal Sambut Wisatawan di Libur Lebaran
Tingkat hunian di setiap hotel mulai mengalami kenaikan sejak awal musim liburan. Diperkirakan okupansi ini masih bisa meningkat lagi, karena musim libur baru usai awal tahun depan.
"Rata rata setiap hotel tingkat huniannya naik hingga 80 persen," ujarnya, Kamis (27/12/2018).
Menurutnya, banyaknya destinasi wisata yang muncul dalam tahun ini, menjadi salah satu penyebab tingkat hunian hotel meningkat dalam musim libur ini.
Sedikitnya terdapat 20 destinasi wisata baru yang ada di Tulungagung. Mayoritas destinasi tersebut merupakan wisata alam yang menjual keindahan dan keasrian suasana.
Baca juga: 9 Juta Wisatawan Diprediksi akan Berlibur di Jatim
Meskipun jumlah hunian meningkat, namun pihak hotel tidak memberlakukan harga khusus dalam musim libur ini. "Tidak ada perubahan harga semuanya sama seperti biasa," imbuhnya.
Nurwakhidun menilai jumlah kunjungan wisatawan dalam musim libur ini masih bisa meningkat lagi, jika pemerintah gencar melakukan promo wisata.
Selama ini sejumlah pengusaha yang terlibat dalam industri pariwisata mengeluhkan minimnya promosi wisata yang dilakukan oleh pemerintah.
Baca juga: 5.509 Wisatawan Kunjungi Pemandian Banyu Biru di Pasuruan hingga Februari 2025
"Kita membutuhkan pusat informasi wisata, jika itu tersedia kami optimis pariwisata di Tulungagung akan lebih maju lagi," pungkasnya.