jatimnow.com - Perayaan imlek di kampung pecinan Surabaya brelangsung meriah. Pertunjukan baromgsai berkeliling ke rumah-rumah warga. Seperti yang terlihat di Tambak bayan, Surabaya, Selasa (5/2/2019).
Warga kampung memenuhi jalan untuk menyaksikan berbagai atraksi dari pertunjukan Barongsai. Koordinator acara Lim Kem Hao mengatakan, acara utama dalam perayaan imlek tahun ini adalah pertunjukan Barongsai.
"Akan ada tiga Barongsai. Warna biru, kuning, dan oranye. Barongsai ini awalnya di jalan utama dulu lalu masuk-masuk ke gang-gang," ujarnya.
Pria yang disapa akrab Gepeng ini menjelaskan, para Barongsai ini berkeliling memasuki gang-gang sempit menuju rumah-rumah warga. Hal itu dilakukan sebagai bentuk simbol berkah yang diberikan pada tiap warga di tahun depan.
"Itu untuk simbol berkah yang diberikan untuk masyarakat. Nanti kalau sudah, akan kembali ke jalan utama. Pertunjukan lain yaitu tari-tarian," lanjutnya.
Usai mengelilingi rumah-rumah, Barongsai kembali menuju gedung Yayasan Dharma Mulya. Sebagai informasi gedung tersebut merupakan yayasan yang menaungi etnis Tionghoa di kawasan itu.
Ibu-ibu yayasan membagikan kue keranjang kepada warga diiringi dengan aksi Barongsai. Kemudian di lanjut dengan mengetuk rumah-rumah warga diiringe dengan musik perkusi khas Barongsai.
"Barongsainya mau ambil angpao. Ini juga ada angpao di wadah emas, tapi cuma permen. Untuk anak-anak," celoteh Gepeng.
Salah satu warga bernama Munti mengaku senang atas perayaan tahun baru yang merah dan penuh rasa syukur ini. Banyak masyarakat dari luar kampung juga datang untuk menyajikan perayaan ini, bahkan ada para Vlogger dan pegiat media sosial untuk mengabadikan momen yang setiap tahunnya dilaksanakan.
"Semoga sehat-sehat semuanya. Bertambah tahun, bertambah umur. Semoga sukses. Itu saja harapan saya untuk semuanya," Ucap Munti.
Begini Keseruan Perayaan Imlek di Kampung Pecinan Surabaya
Selasa, 05 Feb 2019 14:25 WIB
Reporter :
Arry Saputra
Arry Saputra
Berita Surabaya
Lebih 30 Buku Setahun, Prof Yusak Unusa Raih Author of the Year
Mengapa Indonesia Menolak Neoliberalisme di APBN 2026?
Persebaya Surabaya Kalahkan Malut United 2-1, Tavares Catat Sejumlah Evaluasi Penting
Obesitas Remaja, Salahkah Begadang dan Makan Tengah Malam?
Unik! Corndog Isian Es Krim Magnum Jadi Primadona Baru Kuliner di Surabaya
Berita Terbaru
Arema FC Akhiri Kutukan Lawan Persik Kediri, 2 Gol Dramatis di Menit Akhir
Lebih 30 Buku Setahun, Prof Yusak Unusa Raih Author of the Year
Patung Macan Putih Viral, UMKM di Balongjeruk Kediri Raup Omzet Jutaan per Hari
Mengapa Indonesia Menolak Neoliberalisme di APBN 2026?
Persebaya Surabaya Kalahkan Malut United 2-1, Tavares Catat Sejumlah Evaluasi Penting
Tretan JatimNow
Konsisten Memberdayakan Kaum Hawa, Reny Widya Lestari Raih AWEN Award 2025
Aura Sinta Raih Emas Pada Ajang AKF China Setelah Gagal di Porprov Jatim
Kisah inspiratif Dokter Gigi Zahra, Sang Dokter Gigi Bawa Misi Kemanusiaan
Agus Hermanto, Guru Pelosok Banyuwangi Sang Penjaga Mimpi Anak Desa
Terpopuler
#1
Persebaya Surabaya Kalahkan Malut United 2-1, Tavares Catat Sejumlah Evaluasi Penting
#2
Persik Kediri Doa Bersama Gate 13 Stadion Kanjuruhan Malang Jelang Lawan Arema FC
#3
Patung Macan Putih Viral, UMKM di Balongjeruk Kediri Raup Omzet Jutaan per Hari
#4
Pria di Tulungagung Bakar Rumah Pacarnya Diduga karena Cemburu
#5