jatimnow.com - Kecelakaan melibatkan dua kendaraan kembali terjadi di Jalan Tol Nganjuk-Madiun. Sebuah bus pariwisata menabrak truk di KM 616.800/B, Jumat (15/2/2019). Satu orang tewas, 4 orang lainnya mengalami luka-luka.
Kasat Patroli Jalan Raya (PJR) Polda Jatim, AKBP Bambang S Wibowo mengatakan, kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 04.00 Wib. Satu orang yang tewas di lokasi kejadian yaitu salah satu penumpang bus.
"Satu penumpang bus pariwisata itu meninggal dunia di lokasi kejadian," kata Bambang.
Baca juga: Truk Fuso Seruduk Rumah Warga di Bangkalan, Sopir Diduga Mengantuk
Bambang menambahkan, bus pariwisata yang bernopol itu AB 7848 JN itu dikemudikan Agus Kurniawan (42) warga Desa Tamanan Wetan, Tamanan, Yogyakarta. Bus ini hanya berisi tiga penumpang setelah mengantar rombongan wisata ke Bali. Sedangkan truk yang ditabrak bus tersebut yaitu bernopol N 9767 US yang diseopiri Sugiono (55) warga asal Malang.
"Pengemudi bus patah kaki, sopir truk hanya luka ringan," tambah Alumnus AKPOL tahun 1999 ini.
Baca juga: Niat Dipindah ke Tempat Teduh, Mobil Xpander Malah Masuk Masjid di Jember
Sedangkan tiga penumpang bus itu antara lain Syaiful Bahri (36) warga Panaragan, Cikoreng, Ciamis, Jawa Barat yang mengalami luka ringan; Alisyahbana (64) warga Kelurahan Telajung, Cikarang Barat, Bekasi yang mengalami luka ringan.
Sedangkan satu penumpang lainnya bernama Agus Purnomo (31) yaitu kernet bus warga asal Kalisari, Margoyoso, Magelang, Jawa Tengah, meninggal di lokasi kejadian dengan luka pada bagian kepalanya.
"Korban meninggal dunia dan luka sudah kami evakuasi ke RSUD Caruban, Madiun," beber Bambang.
Baca juga: Adu Banteng Truk Vs Pikap Muat Roti di Sampang, 1 Orang Tewas
Mantan KabagOps Polrestabes Surabaya ini menyebut, dari analisa sementara, pengemudi bus pariwisata itu diduga mengantuk hingga saat melaju di TKP menabrak truk yang melaju di depannya di lajur lambat.
"Bus dan truk melaju searah dari timur ke barat. Sampai di lokasi, sopir bus diduga ngantuk sehingga oleng ke kiri dan menabrak truk di depannya hingga kedua kendaraan tergelincir dan terguling di luar jalur tol," tandas Bambang.