jatimnow.com - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk memperoleh penghargaan Good Mining Practice dari Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Tengah. Penghargaan diberikan atas praktik penambangan ramah lingkungan yang dilakukan oleh Semen Indonesia di Pabrik Rembang dan Cilacap.
Pabrik Rembang milik PT Semen Gresik berhasil meraih penghargaan terbaik 1 kategori pertambangan skala besar. Sedangkan Pabrik Cilacap milik PT Solusi Bangun Indonesia Tbk meraih penghargaan terbaik 2 pada kategori yang sama.
Kepala Departemen Komunikasi Perusahaan Semen Indonesia Sigit Wahono mengatakan, penghargaan Good Mining Practice merupakan apresiasi terhadap keberhasilan perseroan dalam pengelolaan aktivitas pertambangan. Perseroan dinilai telah memenuhi semua persyaratan yang ditetapkan, meliputi kelengkapan dokumen administrasi, teknis pelaksanaan hingga aspek lingkungan.
Baca juga: Hashim Yakin Program 3 Juta Rumah Akan Bantu Atasi Oversupply Semen
Baca juga: SIG Salurkan Bantuan untuk Rumah Ibadah dan Lembaga Sosial di Jatim
Dalam pengelolaan tambang di Pabrik Rembang, perseroan menerapkan praktik Zero Run Off, di mana air tidak langsung mengalir, tapi tertahan di lahan tambang dan terserap oleh tanah sehingga sangat ramah lingkungan. Perseroan juga telah melakukan beberapa program pengelolaan lingkungan di area tambang dan pascatambang.
Sampai dengan tahun 2018, perseroan telah menanam 22.000 pohon di kawasan tambang Pabrik Rembang. Di Pabrik Cilacap, perseroan juga telah melakukan penanaman 30.770 pohon di lahan pascatambang batu kapur seluas 51.76 hektar.
Baca juga: SIG Bidik Ekspor ke AS, Gercep Rampungkan Dermaga di Tuban
Dari aspek keselamatan, perseroan menerapkan standar operasional tambang yang ketat. Perusahaan secara rutin melaporkan kegiatan pertambangan kepada pemerintah sesuai ketentuan peraturan yang berlaku.
"Penghargaan ini menjadi motivasi bagi Semen Indonesia untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan tambang serta pengelolaan lingkungan tambang yang berkelanjutan. Perseroan berkomitmen menerapkan kaidah industri hijau dalam setiap operasionalnya," kata Sigit Wahono.