Mulai Penjaringan Pilwali, 3 Kandidat Ambil Formulir di PDIP Surabaya

Minggu, 08 Sep 2019 13:41 WIB
Reporter :
Arif Ardianto
Wakil Wali Kota Surabaya, Whisnu Sakti Buana mengambil formulir pendaftaran di PDIP Surabaya

jatimnow.com – Pengambilan formulir pendaftaran dalam penjaringan calon kepala daerah menyongsong Pemilihan Walikota (Pilwali) Surabaya melalui PDI Perjuangan (PDIP) telah diambil oleh tiga kandidat.

Ketiganya adalah mantan Ketua DPRD Surabaya yang kini menjadi anggota DPRD Jatim, Armuji; Wakil Walikota Surabaya, Whisnu Sakti Buana; dan Wakil Ketua DPD PDIP Jatim, Eddy Tarmidi.

"Sampai saat ini yang mengambil formulir sudah tiga. Ada Pak Armuji dan Pak Eddy Tarmidi kemarin, dan hari ini Pak Whisnu,” kata Ketua DPC PDIP Surabaya Adi Sutarwijono di kantor PDIP Surabaya, Jalan Setail, Minggu (8/9/2019).

Baca juga: Machfud Arifin Ikhlas dan Doakan Eri Cahyadi-Armudji

Ia melanjutkan, pihaknya menjalankan Peraturan PDI Perjuangan Nomor 24 Tahun 2017 tentang Penjaringan Calon Kepala Daerah dan Calon Wakil Kepala Daerah.

Di Surabaya, mekanisme yang diterapkan adalah penjaringan tertutup karena perolehan suara yang diperoleh dalam Pemilu lalu di atas 25 persen.

"Penjaringan ini masih akan berlangsung sampai tanggal 14 September 2019. Kami memastikan tidak ada biaya apapun terkait penjaringan ini, karena bagi PDIP, Pilwali adalah sarana menghasilkan kepemimpinan untuk rakyat, kepemimpinan yang menyejahterakan warga, bukan ajang transaksional politik," tegas mantan wartawan ini.

Baca juga: Kuasa Hukum MAJU Sayangkan Dana Kampanye Erji Nol Rupiah Tak Ditindak

Ditanya siapa yang paling berpeluang diberi rekomendasi oleh PDIP untuk maju Pilwali Surabaya, Adi menegaskan bahwa itu adalah kewenangan DPP PDIP.

\

"Tentang siapa yang direkomendasi, itu sepenuhnya adalah wewenang Ketua Umum Ibu Megawati Soekarnoputri. Itu pada saatnya akan diumumkan oleh DPP PDIP. DPC PDIP Surabaya hanya sebatas memfasilitasi penjaringan," jelasnya.

Pilwali Surabaya yang akan digelar pada September 2020 mendatang adalah ajang demokrasi yang harus dibingkai dengan nilai-nilai edukasi politik bagi publik.

Baca juga: Kuasa Hukum MAJU Sebut Keterlibatan Risma Telah Terungkap dalam Sidang

"Bersama-sama dengan seluruh elemen rakyat, kami akan berjuang meneruskan kepemimpinan PDIP di Surabaya yang sudah berlangsung selama ini dan terbukti mendapat apresiasi positif dari warga. Tapi perjuangan itu tentunya kami landasi dengan nilai-nilai etik. Kami tidak ingin asal menang, tapi menang dengan membanggakan, yaitu menjadi satu kesatuan gerak dengan rakyat," terangnya.

Terkait koalisi dengan partai lain, Adi mengatakan, hingga saat ini belum ada penjajakan.

"Sampai saat ini belum ada komunikasi dengan partai lain terkait Pilwali," ujarnya.

Ikuti perkembangan berita terkini Jawa Timur dan sekitarya di Aplikasi jatimnow.com!
Berita Surabaya

Berita Terbaru
Tretan JatimNow

Terpopuler