jatimnow.com - Empat atap Sekolah Dasar Negeri (SDN) Pelem 3 yang berlokasi di Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo nyaris ambruk. Sekolah itu diketahui tidak pernah terjamah oleh perbaikan sejak 20 tahun lalu.
Atap yang rusak itu berada di kelas 1 hingga kelas 4 dan menggangu para siswa saat proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM). Tercatat total ada 76 siswa yang bersekolah di SDN Pelem 3 dari kelas 1 hingga kelas 4.
"Kondisi plafon banyak yang lepas dan menggantung, takut nanti kena anak-anak," kata Wakil Kepala SDN Pelem 3, Misroto, Senin (9/3/2020).
Baca juga: Viral Medsos, Ibu Muda Melahirkan di Jalan Baru Ponorogo
Ia menyebut sejak Tahun 2000 bangunan sekolah belum disentuh perbaikan. Tidak heran jika kondisi atap pada bagian kayu banyak yang keropos akibat dimakan rayap.
"Ada beberapa genteng hilang tersapu angin saat hujan deras. Ada juga kayu atap yang terkena air akhirnya keropos. Sudah 2 tahun ini," ujarnya.
Baca juga: Viral Penyangga Komedi Putar di Pasar Malam Ponorogo Terlepas, Polisi Lakukan Sidak
Selain ruang kelas, kerusakan juga terjadi di ruang dapur dikarenakan pondasi bangunan yang rendah dan membuat tembok keropos terkena air.
"Tempatnya masih dipakai seperti biasa. Ya mau gimana lagi karena tidak ada ruangan lain," ujar dia.
Baca juga: Gerakan Pangan Murah Ponorogo Diserbu Warga, Dijual di Bawah Harga Pasar
Salah satu siswa, Istaningdya Saputri (10) mengaku takut saat berada di kelas. Sebab, khawatir jika atap sekolahnya ambruk saat belajar berlangsung.
"Waktu belajar takut kena kepala meski sudah dicopoti plafonnya," katanya.