Perusahaan Farmasi Korea Kembangkan Obat Hipertensi dan Dislipidemia

Senin, 16 Nov 2020 18:32 WIB
Reporter :
Zain Ahmad

jatimnow.com - Penelitian klinis Daewoong Pharmaceutical (CEO Seung-ho Jeon) dari perusahaan farmasi Korea Selatan atas pengobatan hipertensi dan dislipidemia telah diakui secara internasional.

Mereka mengumumkan bahwa studi penelitian tentang efek penurun tekanan darah yang terkandung dalam pengobatan hipertensi dan dislipidemia yang diproduksi oleh perusahaan telah terdaftar pada American Journal of Therapeutics. Obat ini merupakan obat kombinasi Olmesartan dan Rosuvastatin.

Penelitian tersebut dilakukan pada 112 pasien berusia di atas 18 tahun yang memiliki gejala arteri koroner akut disertai dengan hipertensi.

Baca juga: Mahasiswa Unair Ikhlas Temukan Senyawa Obat Cegah Sel Kanker

Penelitian dilakukan dengan mengelompokkan pasien secara acak ke dalam kelompok pengobatan hipertensi dan dislipidemia Daewoong Pharmaceutical (55 pasien) dan kelompok pengobatan angiotensin receptor blocker (ARB) selain kombinasi Olmesartan & Atorvastatin (57 pasien).

Selama 12 bulan masa tindak lanjut dan pengamatan, penelitian melacak tingkat kontrol tekanan darah dan kolesterol pasien serta melakukan perbandingan efek pengobatan.

Hasilnya, penelitian tersebut membuktikan bahwa kelompok pengobatan hipertensi-dislipidemia Daewoong Pharmaceutical menunjukkan adanya penurunan tingkat tekanan darah sistolik dan diastolik yang signifikan dibandingkan dengan kelompok pengobatan kombinasi ARB + atorvastatin.

Konsentrasi lipid pada pasien juga meningkat, termasuk penurunan kolesterol lipoprotein densitas rendah (LDL-C) yang signifikan.

Selain itu, penelitian juga menunjukkan adanya tingkat kepatuhan penggunaan obat yang lebih tinggi melalui pengobatan kombinasi berdosis tetap dibandingkan dengan penggunaan obat secara terpisah.

Pada periode tindak lanjut selama 12 bulan, terdapat 5 pasien dari kelompok pengobatan kombinasi hipertensi-dislipidemia Daewoong yang menghentikan penggunaan obat, sedangkan terdapat total 20 pasien dari kelompok kombinasi obat individu ARB + atorvastatin yang menghentikan penggunaan obat.

Obat anti hipertensi dan obat statin diketahui telah terbukti memiliki efek mengurangi kekambuhan penyakit kardiovaskular pada pasien dengan riwayat penyakit kardiovaskular.

Baca juga: Lemlit Unitomo Gelar Klinik Proposal Hibah Penelitian DRTPM 2024

Oleh karena itu, tingkat kepatuhan penggunaan obat sangatlah penting dalam hal pencegahan kekambuhan penyakit kardiovaskular pada pasien dengan gejala arteri koroner.

\

"Olmesartan memiliki siklus half-life (paruh waktu) yang lebih lama dibandingkan dengan ARB lain dan memiliki efek pengontrol tekanan darah yang sangat baik, sementara Rosuvastatin menunjukkan efek penurunan LDL-C yang signifikan bahkan pada dosis rendah dibandingkan dengan obat statin lainnya. Studi tersebut dilakukan dengan hipotesis bahwa kombinasi kedua komponen tersebut akan lebih unggul dari obat lain," kata Director of the Cardiovascular Center dari Kyung Hee University Hospital di Gangdongyang, Jin-man Cho dalam siaran pers yang diterima redaksi, Senin (16/11/2020).

"Studi tersebut menegaskan bahwa pengobatan kombinasi berdosis tetap memiliki tingkat kepatuhan penggunaan obat yang lebih tinggi dibandingkan dengan mengonsumsi obat secara terpisah sehingga membantu pasien menjalani proses pengobatan dengan baik. Sebagai hasilnya, pengobatan tersebut ternyata lebih efektif dalam mengendalikan tekanan darah dan kolesterol," tambahnya.

"Hasil penelitian klinis kami yang telah terdaftar di salah satu jurnal medis terkemuka di dunia akan memberikan kesempatan besar bagi obat hipertensi dan dislipidemia yang kami kembangkan agar menjadi lebih diakui. Melalui R&D yang berkelanjutan, Daewoong akan berusaha keras untuk memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas hidup banyak pasien yang menderita hipertensi dan dislipidemia," kata Chang-woo Suh, Presiden Direktur PT Daewoong Infion.

Pengobatan hipertensi dan dislipidemia dari Daewoong Pharmaceutical yang telah tercantum dalam jurnal internasional tingkat SCI merupakan sebuah obat kombinasi baru yang dimodifikasi secara bertahap dan dikembangkan oleh teknologi perusahaan.

Baca juga: Mahasiswa IPB Ditemukan Meninggal Saat Penelitian di Pulau Sempu Kabupaten Malang

Tingkat penyerapan obat dalam tubuh dapat dioptimalkan dengan memanfatkan teknologi release rate-controlled double-layer tablet formation, sebuah teknologi platform yang dipatenkan oleh Daewoong Pharmaceutical.

Sebagai pengakuan atas keunggulan teknologi perusahaan, Daewoong Pharmaceutical telah menerima Technology Prize dalam acara 16th Korea New Drug Development Awards pada tahun 2015 dan telah terpilih sebagai salah satu dari 100 perusahaan nasional dengan pencapaian bidang R&D terbaik pada tahun 2020.

Sementara itu, Daewoong Infion, yang merupakan perusahaan joint venture Daewoong Pharmaceutical di Indonesia, saat ini sedang mencari perusahaan rekanan di bidang distribusi dan pemasaran dengan tujuan untuk memasok obatnya di dalam negeri tahun ini.

Obat kombinasi Olmesartan dan Rosuvastatin dari Daewoong adalah pengobatan kombinasi statin + ARB pertama di Indonesia.

Obat baru ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat Indonesia sebagai pengobatan yang manjur untuk hipertensi dan dislipidemia yang merupakan penyakit kardiovaskular nomor satu di Indonesia.

Ikuti perkembangan berita terkini Jawa Timur dan sekitarya di Aplikasi jatimnow.com!

Berita Terbaru
Tretan JatimNow

Terpopuler