jatimnow.com - Polda Jatim menggandeng Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jatim untuk menangkal penyebaran hoaks yang semakin marak.
"Berita hoaks ini berbahaya jika dikonsumsi oleh publik, sehingga kami bekerja sama dengan PWI Jatim untuk memerangi serta menangkal hoaks yang ada di Jatim," kata Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afinta saat audensi di Mapolda, Selasa (23/2/2021).
Polisi, kata Nico, juga sedang menimbang untuk membentuk suatu badan yang terdiri dari berbagai unsur seperti pemerintah, kepolisian, pakar hingga asosiasi siber untuk memerangi hoaks di Jatim.
Baca juga: Tim DVI Polda Jatim Identifikasi 5 Korban KMP Mutiara Sentosa 2, Ini Daftarnya
"Sehingga ke depan dalam penanganan berita hoaks ada aturan hukum yang berlaku. PWI menjadi bagian penting untuk menangkal hoaks di Jatim," jelasnya.
Baca juga: Polda Jatim Bongkar Sindikat Penipuan Emas yang Dikendalikan dari Nusakambangan
Pada kesempatan itu pihaknya juga memaparkan keberhasilan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) tahap pertama dan kedua serta PPKM skala mikro yang mampu menurunkan angka Covid-19 di Jatim.
"Penerapan PPKM sangat efektif dalam mengurangi penyebaran Covid-19 di Jatim," ujar alumnus Akpol 1992 tersebut.
Baca juga: Polisi Ungkap 178 Kejahatan di Jatim Selama Juli, Surabaya-Malang Mendominasi
Sementara itu, Ketua PWI Jatim Ainur Rohim mengatakan bahwa pihaknya mendukung penuh langkah Kapolda Jatim menangkal penyebaran hoaks yang semakin marak.
"PWI Jatim akan intensif melakukan sosialisasi ke pelajar dan generasi muda agar lebih selektif dalam memilih berita," katanya.