Petani Enggan Menanam Picu Kenaikan Harga Cabai Rawit di PIOS

Minggu, 07 Mar 2021 13:50 WIB
Reporter :
Sahlul Fahmi
Cabai rawit di PIOS

jatimnow.com - Kenaikan harga cabai rawit di pasaran termasuk di Pasar Induk Osowilangun Surabaya (PIOS) yang terjadi akhir-akhir ini dikarenakan mundurnya petani menanam bumbu yang memiliki rasa pedas itu.

Mundurnya petani menanam ini membuat stok cabai rawit nasional menjadi terbatas sehingga memicu kenaikan harga yang signifikan.

Dari pantauan jatimnow.com pada Minggu (7/3/2021), harga cabai rawit di lapak pedagang PIOS menembus harga Rp 110 ribu per kilogram.

Baca juga: Rock Melon asal Blitar Jadi Favorit Pelanggan PIOS

Salah satu pedagang cabai rawit PIOS, Suwarno bahkan memprediksi harga cabai rawit bisa lebih mahal lagi dalam beberapa hari ke depan. Ia menyebut bahwa saat ini harga cabai rawit saat stabil di atas Rp 100 ribu per kilogram.

"Untuk hari ini saya jual Rp 110 ribu per kilogram, tapi prediksi saya masih bisa naik lagi hingga Rp 125 ribu per kilogram bahkan masih bisa lebih," terang Suwarno.

Sementara itu, Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian Agung Hendriadi pada rapat kerja membahas ketersediaan dan stabilisasi harga bahan pokok beberapa waktu lalu di Jakarta mengatakan jika mundurnya masa panen cabai rawit kali ini karena petani terlambat menanam kembali pasca musim panen Desember-Januari kemarin.

Baca juga: Dapat Harga yang Bagus, Petani Gresik Ingin Pasok Hasil Panen Semangka ke PIOS

"Setelah musim panen Desember-Januari, petani enggan menjual hasil panennya karena harganya anjlok. Harga di petani hanya dibanderol Rp 8 ribu per kilogram," kata Agung Hendriadi.

\

Ia melanjutkan karena harga murah itulah kemudian petani jadi enggan menanam lagi sehingga terjadi keterlambatan penanaman. Selain itu faktor lain yang turut mempengaruhi berkurangnya stok cabai rawit saat ini adalah musim hujan.

Meski begitu Agung Hendriadi juga menyebut jika dari hasil survei yang dilakukan oleh instansinya bahwa petani di cabai rawit di Kediri dan Banyuwangi akan mulai panen setelah tanggal 20 Maret mendatang.

Baca juga: Jadi Favorit Warung Penyetan, Mentimun Lalap di PIOS Penuhi Pasar Tradisional

"Dua pekan ke depan diperkirakan stok cabai bakal melandai," pungkasnya.

Berita ini kerjasama antara Pasar Induk Osowilangun Surabaya (PIOS) dengan jatimnow.com

Ikuti perkembangan berita terkini Jawa Timur dan sekitarya di Aplikasi jatimnow.com!
Berita Surabaya

Berita Terbaru
Tretan JatimNow

Terpopuler