Surabaya - Polrestabes Surabaya memburu pelaku perampasan di Jalan Tambak Osowilangun, yang menewaskan pasangan suami istri (Pasutri) asal Gresik pada Minggu (5/6/2022) sore.
Tim Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya diterjunkan ke lokasi untuk membantu unit Reskrim Polsek Benowo dalam memburu pelaku.
Diketahui pasutri yang tewas dalam kejadian tersebut adalah M Agus Turmudi (44) dan istrinya, Qomariyatus Sa'adah (42). Saat kejadian, warga Jalan Sunan Giri, Kebomas, Gresik itu sedang berboncengan mengendarai motor Honda Supra X bernopol W 6955 HW.
Baca juga: 2 Jambret yang Tewaskan Mahasiswi UINSA Surabaya Diringkus
Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Mirzal Maulana mengatakan, masih terus mengumpulkan keterangan saksi untuk memastikan identitas para pelaku.
"Ada satu saksi kunci, melihat kejadian tersebut. Saat ini masih sebatas ciri-ciri dan kami masih melakukan pendalaman," imbuhnya.
Mirzal tak menampik minimnya petunjuk membuat penyelidikan kasus itu lebih berat.
Baca juga: Wanita Bangkalan Dijambret di Jembatan Suramadu, Tas Berisi Uang Rp7 Juta Raib
"Di sepanjang jalan itu tidak ada CCTV yang terpasang," bebernya.
Menurut keterangan saksi, pelaku berjumlah dua orang dengan mengendarai motor matic tanpa mengenakan helm.
"Keduanya berpawakan kurus, dan motor yang digunakan sarana mengenakan plat nomor yang masih diselidiki," jelasnya.
Baca juga: Viral, Bocah Bersepeda jadi Korban Jambret Kalung di Gedangan Sidoarjo
Sebelum insiden kecelakaan, kedua korban sempat terlibat tarik-menarik tas dengan dua pelaku jambret yang mengincar pasutri tersebut.
Tas berhasil dipertahankan, tapi korban yang oleng terjatuh dari motor. Nahasnya, dari arah belakang, melaju sebuah bus yang dikemudikan Yoga (28) warga Bojonegoro. Keduanya tak sempat menyelamatkan diri, tertabrak bus hingga meninggal di lokasi.