Banyuwangi - Rumah milik Yasin (56), warga Dusun Kabar Mantren, Desa Wringin Putih, Kecamatan Muncar, dibakar anak kandungnya. MS (30), anak yang nekat membakar rumahnya sendiri itu diduga mengalami gangguan jiwa.
Peristiwa ini terjadi pada Senin (5/9/2022) jelang tengah malam saat Yasin keluar rumah. Yasin ketika itu meninggalkan rumah lantara diancam MS. Ia bahkan tidak tahu kalau rumah dan seluruh isinya hangus terbakar dilalap si jago merah.
“Pemilik rumah sedang keluar, menurut cerita Yasin meninggalkan rumah karena diancam pelaku,” jelas Kapolsek Muncar AKP Imron melalui Kanit Reskrim Iptu Sadimun, Selasa (6/9/2022).
Baca juga: Korban KMP Mutiara Sentosa 2 Asal Tulungagung Berencana Menikah Tahun Ini
Kebakaran itu dilaporkan ke Polsek Muncar pada Senin malam sekira pukul 23.00 WIB. Warga yang pertama kali yang mengetahui adanya kebakaran itu adalah tetangganya. Saat itu saksi melihat asap kemudian muncul api membesar dari dalam rumah.
Akibat insiden kebakaran tersebut, rumah berikut seisinya, satu unit sepeda motor, kasur lemari, kayu atap rumah ludes terbakar.
Satu unit motor yang terbakar sebelumnya sudah dirusak oleh pelaku, motor itu dianggap gamelan dipukuli pelaku.
Baca juga: Siswa SDN 3 Krecek Kediri Panik, Api Pembakaran Sampah Nyaris Sambar Ruang Kelas
“Pelaku menganggap motor tersebut gamelan, jadi setiap hari dipukuli sampai rusak,” kata Sandimun.
MS, saat ini dalam pengawasan Babinkantibmas dan Pemerintan Desa Wringin Putih. Sebelumnya, MS terus dipantau dan selalu diberi obat dari Puskesmas setempat.
Sebelumnya, MS pernah dirawat di RS jiwa di Licin Banyuwangi dan masih dalam pengawasan dari Puskesmas Sumber Beras.
Baca juga: Toko Sembako di Putat Jaya Surabaya Ludes Terbakar, Satu Bangunan Lain Terdampak
“Dalam waktu dekat MS akan kembali dibawa ke rumah sakit jiwa di Kecamatan Licin, Banyuwangi,” tutup Sandimun.
Sementara Kepala Desa Wringin Putih Nur Hadi mengatakan pelaku MS pernah dirawat di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Licin, Banyuwangi.
“MS pernah dirawat di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Licin,” ucapnya.