UKWMS Dorong Warga Kediri Sanggup Ciptakan Yoghurt dan Keju

Selasa, 20 Des 2022 16:45 WIB
Reporter :
Farizal Tito
Tim Mahasiswa Prodi Biologi (berjas) dan Prodi Teknologi Pangan FTP UKWMS mendemokan pembuatan yoghurt

jatimnow.com - Fakultas Teknologi Pertanian bekerja sama dengan Fakultas Teknik Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS) menggelar pelatihan pembuatan yoghurt dan keju bagi petani susu binaan dan masyarakat umum di Desa Sambirejo, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri.

Sedikitnya 45 peserta yang berasal dari warga serta anggota komunitas Agroekologi pertanian organik bernama Gubug Lazaris, yang dikelola romo-romo kongregasi congregatio missionis (CM) terlibat dalam kegiatan tersebut.

Kegiatan pelatihan dan pendampingan yang dilakukan selama dua pekan tersebut dibiayai Kemenristekdikti dengan skema Program Kemandirian Masyarakat (PKM) untuk tahun anggaran 2022.

Baca juga: UKWMS dan Kementerian ATR/BPN Ciptakan Kampus Pusat Studi PTSL

Dekan FTP UKWMS, Dr. Ignatius Srianta, mengatakan kegiatan tersebut juga menggandeng Pusat Unggulan Inovasi (PUI) Probiotik Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta. Tujuan dari kegiatan ini untuk memberikan penguatan kepada masyarakat dalam usaha pembuatan produk.

Masyarakat mendapatkan pelatihan pemilihan starter yoghurt, tahapan proses pengolahan, dan proses penyimpanan yang baik dari produk yoghurt.

Baca juga: Minuman Kesehatan Vilberry Ciptaan Mahasiswa UKWMS Cocok Pelihara Kesehatan Mata

“Untuk produk keju, mitra dilatih untuk mengenal proses pembuatan dan tahapan krusial untuk menghasilkan keju yang berkualitas baik. Sebagai tambahan, untuk masyarakat yang telah ataupun akan memiliki usaha, juga diberikan pelatihan manajemen usaha sederhana untuk tingkatan UMKM,” jelas Ignatius, Selasa (20/12/2022).

\

Menurut Ketua kegiatan, Ir. Ira Nugerahani, M.Si., mengatakan produk yoghurt dan keju dapat dibuat masyarakat atau UMKM jika masyarakat mengetahui bahan-bahan yang diperlukan.

Baca juga: Menjajal Sensasi Teh Dipadu Keju, Rasanya Maknyus!

Selain itu, dibutuhkan cara pembuatan yang baik dan benar, serta mendapatkan informasi di mana bisa mendapatkan bahan-bahannya.

“Hal ini yang akan menjadi fokus pelatihan yang diberikan, dan diharapkan mitra mendiversifikasi olahan susu, tidak hanya sebatas susu segar dan susu pasteurisasi. Tetapi mampu menghasilkan produk seperti yoghurt dan keju yang banyak diminati masyarakat,” pungkas Ira.

Ikuti perkembangan berita terkini Jawa Timur dan sekitarya di Aplikasi jatimnow.com!
Berita Kediri

Berita Terbaru
Tretan JatimNow

Terpopuler