Tumpukan Sampah di Ponpes Kediri Meledak, 2 Santri Tergeletak

Senin, 17 Apr 2023 14:53 WIB
Reporter :
Yanuar Dedy
Olah TKP ledakan petasan di pondok pesantren Kediri. (Foto: Polres Kediri for jatimnow.com)

jatimnow.com - Tumpukan sampah di Pondok Pesantren Sabilil Huda, Dusun Bukaan, Desa Keling, Kecamatan Kepung Kabupaten Kediri meledak, Senin (17/4/2023) dini hari. Dua santri terluka cukup parah dan harus dilarikan ke rumah sakit.

Kasi Humas Polres Kediri AKP Uji Langgeng mengatakan, peristiwa itu sempat mengagetkan warga setempat yang mendengar suara ledakan keras dari Pondok Pesantren Sabilil Huda. Warga kemudian mendatangi pondok dan melihat dua santri berinisial UM (15) dan MAH (18) dalam keadaan tergeletak di area teras. Meski demikian, kondisi keduanya tersebut masih sadar.

Selanjutnya, kedua korban langsung dilarikan ke RSUD Kabupaten Kediri untuk mendapatkan pertolongan lebih lanjut.

Baca juga: Polisi Tangkap Pembuat Petasan di Bangkalan, Mengaku Belajar dari Youtube

"Anggota Polsek Kepung mendapat laporan kejadian tersebut langsung menuju ke lokasi kejadian," kata Uji, Senin (17/4/2023).

Polsek Kepung datang bersama Tim Inafis Polres Kediri untuk langsung untuk melakukan oleh TKP.

Baca juga: 10 Ribu Petasan Dimusnahkan Polres Bangkalan

Dari hasil pemeriksaan saksi-saksi, diketahui sebelum kejadian kedua pemuda itu sedang membersihkan sampah di area pondok pesantren. Mereka tidak menyangka jika di tumpukan tanah ada serbuk obat petasan sehingga pada saat sampah terbakar tiba-tiba meledak.

\

"Ledakan itu diduga dari obat mercon yang dikubur di tumpukan tanah tempat sampah," ungkapnya.

Sementara itu, dari hasil pemeriksaan di sekitar di lokasi kejadian petugas mengamankan barang bukti tanah yang bercampur serbuk diduga obat petasan, serpihan kertas sebagai alat untuk membuat petasan.

Baca juga: 2 Pelajar di Ponorogo Diamankan Polisi usai Nyalakan Petasan

"Ada juga kertas yang sudah digunting, gulungan kertas, kayu papan, cater, gunting, lem kertas, ranting bambu dan serbuk petasan di bungkus kertas," tandasnya.

Saat ini korban masih dirawat intensif di RSUD Kabupaten Kediri sementara polisi masih terus melakukan penyelidikan terkait kasus ini.

Ikuti perkembangan berita terkini Jawa Timur dan sekitarya di Aplikasi jatimnow.com!
Berita Kediri

Berita Terbaru
Tretan JatimNow

Terpopuler