jatimnow.com - Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Surabaya M Fikser turun tangan langsung atas penyerangan buruh kepada dua anggotanya, yang sedang berjaga, Kamis (30/11/2023).
Fikser mengaku, pihaknya akan melaporkan aksi anarkis tersebut ke pihak polisi. Saat ini, dua anggotanya dikabarkan masih di rawat di Rumah Sakit (RS). Untuk melengkapi laporan, dirinya telah meminta korban menjalani visum.
"Hari ini kami mau buat laporan kepolisian terkait dengan kekerasan yang dilakukan kepada anggota Satpol PP," tegas Fikser.
Baca juga: Lelang Jabatan Pemkot Surabaya Tuai Kontroversi, 4 Sosok Berebut Sekda
Fikser membeberkan, kronologi awal memang dua personelnya berniat ingin membantu warga yang ingin melewati masa aksi buruh di Jalan Ahmad Yani, Surabaya, yang saat itu telah tutup oleh massa.
Baca juga: 6 Pasangan Kumpul Kebo Diamankan saat Pesta Valentine di Surabaya
"Oknum buruh itu tidak terima, terus oknum buruh itu melakukan kekerasan," katanya.
Belum diketahui, identitas pelaku. Pihaknya pun tengah mencari identitas si pengeroyok. Diketahui, ada dua personil Satpol PP Surabaya yang dikeroyok.
Baca juga: 38 Pemuda Diamankan saat Pesta Miras di Kenjeran Surabaya
Satu ditarik dan diinjak beramai-ramai. Sedangankan satunya bahkan terkena tendangan maut hingga tersungkur.