jatimnow.com - Sebanyak 120 orang pengungsi dari Palu Sulawesi Tengah tiba di Base Ops Puspenerbal Juanda Surabaya dengan menggunakan pesawat Hercules dengan nomor lambung A-1316, Kamis (4/10/2018) sekitar pukul 07.00 Wib.
Kadispen Lanud Muljono Surabaya, Kapten (Sus) Prasetyo Aryo mengatakan, 120 orang yang tiba di Base Ops Puspenerbal Juanda Surabaya langsung dilakukan pendataan. Saat itu juga pengungsi yang baru tiba langsung dibawa ke Wisma Bhaskara Jalan Raya Juanda Gedangan Sidoarjo.
"Sebagian kami kembalikan ke daerahnya masing-masing dengan mobil yang kami sediakan," ucapnya kepada jatimnow.com, Kamis (4/10/2018).
Dari data yang dihimpun jatimnow.com pengungsi ini berasal dari berbagai daerah seperti Sidoarjo, Cepu, Madura, Malang, Magetan, Bojonegoro, Probolinggo dan Solo.
"Yang pasti kami saat ini bersama tim gabungan membawa pengungsi ke Mess Bhaskara untuk istirahat terlebih dahulu," ungkapnya
Dengan tibanya pengungsi ini, Prasetyo menambahkan bahwa sebanyak 280 orang pengungsi dari Palu tiba di Surabaya. Berdasarkan informasi, pesawat Hercules masih akan mengangkut pengungsi lagi dari Palu.
"Kami masih menunggu update terbaru dari Palu, karena memang pengungsi ini kebanyakan dari Jatim dan Jateng," ucap Prasetyo.
Prasetyo menuturkan, dari beberapa pengungsi yang ditanyai, mereka selama di Palu berkerja. Dengan adanya gempa dan tsunami mereka takut dan ingin kembali ke kampung halamannya.
"Mereka ketakutan dan memang ada trauma tersendiri," bebernya.
Setelah dilakukan pemeriksaan oleh dokter, kemudian pengungsi didata untuk mengetahui tujuan masing masing. Sedangkan yang belum ada tujuannya masih diinapkan di Kodim terdekat.
Sementara itu, sisa pengungsi korban Gempa dan Tsunami Palu-Donggala sebanyak 20 orang yang sebelumnya di inapkan di Wisma Bhaskara Jalan Raya Juanda Gedangan Sidoarjo kini sudah di pulangkan ke daerahnya masing-masing.
Pengungsi tersebut merupakan rombongan kloter pertama dengan jumlah keseluruhan 160 orang yang tiba di Base Ops Puspenerbal Juanda Surabaya menggunakan pesawat Hercules C-130/A-1337 yang tiba pada Rabu (3/10/2018) sekitar 19.09 Wib.
Kapten Inf Siswanto, komandan Koramil Gedangan mengatakan bahwa puluhan pengungsi yang bermalam di Mess Bhaskara pagi ini sudah dipulangkan ke daerahnya masing-masing.
"Sebanyak 13 orang di pulangkan ke Solo, 4 orang ke Lamongan dan sisanya 3 orang lagi ke Tuban. Mereka dipulangkan menggunakan bus patas," terang Siswanto kepada jatimnow.com, Kamis (4/10/2018).
Siswanto juga menambahan bahwa Wisma Bhaskara ini memang digunakan untuk pengungsi korban Gempa dan Tsunami dari Palu maupun Donggala. Hal ini untuk membantu bagi para pengungsi yang masih belum dijemput keluarganya.
"Barangkali belum ada yang jemput atau yang terlambat oleh keluarganya bisa diinapkan disini dulu untuk para pengungsi," imbuhnya.
Siswanto mengatakan jika ada pengungsi lainnya yang akan datang Mess Bhaskara siap menampungnya dan membantu para pengungsi untuk mendapatkan tempat istirahat untuk sementara.
"Di mess ini ya kira-kira bisa menampung ratusan orang," tandasnya.
280 Pengungsi Gempa Palu Ditampung di Wisma Bhaskara Sidoarjo
Kamis, 04 Okt 2018 15:44 WIB
Reporter :
Arry Saputra
Arry Saputra
Berita Surabaya
BNI dan LPS Ramaikan Tanjung Perak Jazz 2026, Ribuan Penonton Padati Surabaya
BPJS Ketenagakerjaan Surabaya Permudah Klaim, Rp366 Miliar Sudah Dibayarkan
Rizal Umar Dobrak Stigma Apotek, Ubah Gerai Obat Jadi Pusat Edukasi
Bejat, Ayah di Surabaya Tega Hamili Anak Kandung
Horor! 1.300 Kematian Dilaporkan Akibat Gelombang Panas Ekstrem Eropa
Berita Terbaru
Pemkab Jember Gelar Lomba CINTA Batik, Gali Potensi Kecamatan
Lamongan Inisiasi Gerakan Tanam Cabai dan Tomat untuk Kendalikan Inflasi
BPJS Ketenagakerjaan Malang Tebar Semangat Go Green Melalui Employee Volunteering
BNI dan LPS Ramaikan Tanjung Perak Jazz 2026, Ribuan Penonton Padati Surabaya
BPJS Ketenagakerjaan Surabaya Permudah Klaim, Rp366 Miliar Sudah Dibayarkan
Tretan JatimNow
Maria Apriliani, Doktor Muda Alumni UNAIR yang Bersinar di Kancah Internasional
Kisah Dr. Sentot Purwandi, Alumni Farmasi UNAIR yang Pantang Menyerah
Kisah Ory dan Sherlita, Menghidupkan Spirit Kartini di Era Digital
Cerita Uung Victoria Finky Arungi Laut 14 Jam demi Ibu Menyusui
Terpopuler
#1
Remaja Kota Probolinggo Ditemukan Tewas Tergantung, Polisi Lakukan Penyelidikan
#2
Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah
#3
Melihat Eksotisnya Bonsai Rp2 Milyar di Lamongan
#4
HAWKS Surabaya Sabet Juara Umum Wali Kota Cup 2026 Cabang Baseball dan Softball
#5