jatimnow.com - Arus mudik di Pelabuhan Gilimanuk terpantau mulai padat sejak Selasa (25/3/2025). Sementara kondisi Pelabuhan Ketapang masih relatif lengang.
Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono memantau jalannya arus mudik untuk memastikan kelancaran arus mudik.
"Di sisi Banyuwangi masih lengang. Pihak pengelola pelabuhan, sudah disiapkan antisipasi seandainya ada lonjakan-lonjakan, mulai untuk H-13 sampai H+8 Lebaran," kata Mujiono, demikian seperti dilansir dari laman Pemkab Banyuwangi pada Selasa (25/3/2025).
Baca juga: 18 Masjid di Lamongan Siap Sambut Pemudik
Pemkab, kata dia, akan bekerja sama dengan ASDP, kepolisian, dan pihak-pihak lain terkait untuk menyukseskan arus balik.
Selain itu, Banyuwangi juga akan menyiapkan diri untuk menyambut para wisatawan yang ingin menghabiskan waktu untuk berlibur Lebaran di Banyuwangi.
"Wisatawan yang datang ke Banyuwangi akan aman, nyaman, dan ada kepastian bahwa Banyuwangi siap menyongsong Hari Raya Idul Fitri," ujarnya.
Wabup juga turut mengecek berbagai fasilitas yang ada di Pelabuhan Ketapang. Seperti tempat pemantau CCTV, pos pengamanan terpadu, hingga layanan kesehatan.
Baca juga: DPRD Minta Pemerintah Atasi Kemacetan di Bangkalan saat Arus Mudik
"Semuanya ready. Kami dari pemda menyediakan tempat untuk cek kesehatan yang tersedia setiap hari selama 24 jam. Ada tiga sif yang bertugas di sana," lanjutnya.
General Manager ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang Yani Andriyanto menjelaskan, jumlah pemudik dari Bali menuju Jawa di lintas Ketapang-Gilimanuk terus meningkat sejak H-10 hingga H-5 Lebaran.
Apabila ditotal dalam lima hari terakhir, jumlah pemudik telah mencapai 223.036 orang.
Peningkatan juga terjadi dari sisi kendaraan. Menurut Yani, terdapat peningkatan signifikan dibanding moment yang sama tahun sebelumnya.
Baca juga: Arus Mudik Lebaran, 8.333 Penumpang Lakukan Perjalanan di Stasiun Lamongan
"Rata-rata harian, peningkatannya 54 persen untuk kendaraan pemudik dari Bali menuju Jawa dibanding periode yang sama tahun sebelumnya," katanya.
Ia menyebut, ada sisi positif dari peningkatan pada H-10 hingga H-5 Lebaran.
"Jadi saat mendekati Nyepi, akan agak melandai. Prediksi kami masih sama untuk puncak mudik, yakni pada 26,27, dan 28 Maret," katanya.