KLM Ayta CK2 Hilang Kontak Ditemukan, ABK Selamat di Rembang

Jumat, 29 Agu 2025 19:05 WIB
Reporter :
Ali Masduki
KLM Ayta CK2 hilang kontak setelah disalip oleh KLM Rajawali pada Senin (25/8/2025) sekitar pukul 19.30 WIB. (Foto/Basarnas Surabaya)

jatimnow.com - Kapal Layar Motor (KLM) Ayta CK2 yang sempat dilaporkan hilang kontak saat berlayar dari Bawean menuju Lamongan, akhirnya ditemukan dan dievakuasi dalam kondisi selamat. Kapal beserta tujuh anak buah kapal (ABK) tiba di dermaga Sluke, Rembang, Jawa Tengah, pada Jumat (29/8/2025) pukul 10.30 WIB.

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit P.H., yang bertindak sebagai SAR Mission Coordinator (SMC) dalam operasi ini, menjelaskan bahwa kapal ditemukan oleh Tugboat AHTS Kasuari di sekitar area platform PGN Saka Muria Kepodang, perairan utara Rembang, pada Kamis (28/8/2025).

"Setelah menerima informasi dari pemilik kapal, kami segera mengerahkan KN SAR 225 Widura yang membawa tim rescue dari Unit Siaga SAR Bojonegoro menuju lokasi penemuan," ujar Nanang dalam keterangan pers.

Baca juga: Tragis! Pemuda Tenggelam di Sungai Jagir Ditemukan Setelah 2 Hari Pencarian

KN SAR 225 Widura tiba di lokasi sekitar pukul 13.30 WIB, setelah berlayar selama empat jam dari Dermaga ASDP Paciran, Lamongan.

Setelah berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk nahkoda KLM Ayta CK2, pemilik kapal, dan nahkoda kapal-kapal SAR yang terlibat, diputuskan bahwa KLM Ayta CK2 akan ditarik (ditowing) oleh KNP 211 Grantin menuju Dermaga Sluke.

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Surabaya, Didit Arie Ristandy, menambahkan bahwa proses penarikan kapal berjalan lancar dengan pengawalan dari KN SAR 225 Widura. Setelah tiba di alur dermaga, penarikan dilanjutkan oleh Tugboat Sinar Pandanaran hingga kapal berhasil sandar dengan aman.

"Setibanya di Dermaga Sluke, tim SAR gabungan melakukan pendataan terhadap ketujuh ABK KLM Ayta CK2 sebelum diserahkan kepada otoritas setempat," kata Didit.

Baca juga: Pencarian di Sungai Jagir, Tim SAR Surabaya Berhasil Temukan Korban Tenggelam

Operasi SAR terhadap KLM Ayta CK2 ini melibatkan berbagai unsur, termasuk tim dari Kantor SAR Kelas Surabaya, KNP 211 Grantin, Tugboat AHTS Kasuari, KSOP Tanjung Pakis, Satpolairud Polres Lamongan, Gresik, dan Rembang, ASDP Paciran Lamongan, Kamladu Gresik, UPP Bawean dan Rembang, Polsek Sluke, Unit Siaga SAR Rembang, BPBD Kabupaten Gresik, dan lainnya.

\

Nanang menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR yang terlibat dalam operasi ini. "Kami sangat berterima kasih atas kerja sama dan dedikasi seluruh tim yang terlibat sehingga seluruh ABK dapat ditemukan dalam kondisi selamat," ujarnya.

Menurut informasi dari pelapor, KLM Ayta CK2 hilang kontak setelah disalip oleh KLM Rajawali pada Senin (25/8/2025) sekitar pukul 19.30 WIB. Nahkoda KLM Rajawali, Isa, mengaku telah berupaya menghubungi KLM Ayta CK2 melalui sinyal lampu senter dan radio, namun tidak mendapat respons.

Baca juga: Tim SAR Gabungan Sisir Sungai Jagir Cari Korban Tenggelam

"Saat itu, kondisi cuaca cukup baik. Kami sempat melihat lampu kapal KLM Ayta CK2 di belakang kami, namun tidak ada jawaban saat kami coba panggil," jelas Isa.

KLM Rajawali kemudian melanjutkan perjalanan ke pelabuhan Sedayu, Lamongan, dan baru mengetahui informasi hilangnya kontak KLM Ayta CK2 pada Rabu (27/8/2025).

Dengan ditemukannya KLM Ayta CK2 beserta seluruh ABK dalam kondisi selamat, operasi SAR resmi ditutup dan seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing.

Ikuti perkembangan berita terkini Jawa Timur dan sekitarya di Aplikasi jatimnow.com!

Berita Terbaru
Tretan JatimNow

Terpopuler