Pimpinan ITS Ngangsu Kawruh di Kapal Perang Koarmada II

Rabu, 04 Feb 2026 10:36 WIB
Reporter :
Ali Masduki
Para Patriot ITS mengikuti kegiatan Character Building Pimpinan ITS 2026 di atas kapal perang KRI Surabaya - 591 yang berlayar sampai ke perairan Gresik. (Foto: Humas ITS/jatimnow.com)

jatimnow.com - Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) memilih cara berbeda untuk menempa mental jajaran pimpinannya tahun ini.

Alih-alih di hotel atau ruang rapat, para pejabat kampus berjuluk Patriot ITS ini diterjunkan langsung ke Markas Komando Armada atau Koarmada II Surabaya pada Selasa (3/2). Mereka menjalani penggemblengan karakter di bawah arahan instruktur TNI AL.

Langkah ini diambil untuk menyuntikkan nilai kedisiplinan dan ketangguhan khas prajurit ke dalam struktur birokrasi kampus.

Baca juga: Alumnus ITS Jadi Profesor di Inggris, Gunakan Digital Twins Selamatkan Nyawa

Rektor ITS, Bambang Pramujati, menyatakan bahwa agenda tahun 2026 ini sengaja dirancang berbeda. Tujuannya jelas. Membentuk nakhoda institusi yang punya integritas tinggi dan mampu bekerja sama secara solid di bawah tekanan.

"Kami ingin membangun karakter yang disiplin dan punya integritas. Selain itu, momen ini menjadi jembatan untuk menjalin hubungan yang makin erat antara ITS dengan TNI AL," kata Bambang di sela aktivitas.

Uji Kekompakan di Atas KRI Surabaya-591 Suasana latihan memuncak saat para peserta bertolak menuju KRI Surabaya-591.

Di atas kapal perang tersebut, mereka melakoni konsep joysailing yang dibalut dengan serangkaian simulasi kepemimpinan.

Tidak hanya menguras fisik, peserta ditantang menjaga fokus dan pengendalian diri melalui berbagai permainan taktis.

Baca juga: Doktor ITS Kembangkan AI Deteksi Mental Health Lewat Jejak Digital

Estafet hulahop hingga adu yel-yel bukan sekadar hiburan. Aktivitas tersebut menjadi instrumen untuk melihat sejauh mana koordinasi antarlini pimpinan saat menghadapi masalah. Semangat satu tujuan menjadi kunci utama yang ingin ditanamkan selama berada di laut lepas.

\

Kerja sama ini tidak berjalan satu arah. Sebagai bentuk kontribusi balik bagi kedaulatan maritim, ITS menghibahkan perangkat lunak iStow kepada TNI AL.

Software mutakhir ini merupakan hasil riset murni sivitas akademika ITS yang berfungsi mengoptimalkan pengaturan muatan kargo pada kapal-kapal militer.

"Perangkat iStow ini simbol konkret kolaborasi kita. Kami memberikan solusi teknologi untuk mendukung operasional kapal-kapal TNI AL," imbuh Bambang.

Baca juga: ITS Buka Jalur Karier ke Swedia, Gandeng Kampus Top Dunia Perkuat IUP

Aster Kolonel Laut (P) Jani Sujani menyambut positif transfer ilmu antara dunia akademis dan militer ini. Ia menilai, pola kepemimpinan di laut memiliki relevansi kuat bagi manajerial institusi pendidikan besar.

"Kami berbagi ilmu dan perspektif. Harapannya, pengalaman di markas tempur ini memberikan kesan mendalam dan membawa dampak positif bagi gaya kepemimpinan Patriot ITS ke depan," ujar Jani.

Sinergi lintas sektor ini sekaligus menjadi langkah nyata dalam mendukung target global Sustainable Development Goals (SDGs), terutama pada poin penguatan kelembagaan dan kemitraan strategis.

Ikuti perkembangan berita terkini Jawa Timur dan sekitarya di Aplikasi jatimnow.com!
Berita Surabaya

Berita Terbaru
Tretan JatimNow

Terpopuler