jatimnow.com - Nama Amang Rahman Jubair bukan sekadar deretan huruf dalam buku sejarah seni rupa Jawa Timur. Ia adalah ruh bagi estetika kontemplatif di Kota Pahlawan.
Kini, publik punya kesempatan untuk menyelami kembali pemikiran sang maestro melalui gelaran pameran Segue #3: Amang Rahman – Emanasi yang berlangsung di Orasis Art Space.
Eksibisi ini bukan sekadar pajangan lukisan di dinding putih. Direktur Pelaksana Orasis Art Space, Deby Prima Dewi, bersama tim kurator berusaha menyusun serpihan jejak artistik Amang yang sempat terpencar.
Baca juga: Kolektor Tionghoa Surabaya Ubah Citra Keris, dari Mistis Jadi Kebanggaan Budaya
Hasilnya, pengunjung bakal disuguhi perpaduan apik antara lukisan kaligrafi, karya surealisme, hingga dokumen arsip yang selama ini sulit diakses publik.
Kurator pameran, Heru Hikayat, mengakui bahwa mengumpulkan karya seniman kelahiran 1931 ini bukan perkara mudah.
"Tantangannya besar, terutama saat melacak kolektor yang menyimpan karya beliau. Saya sebenarnya memilih lebih dari 20 karya, tapi tidak semuanya bisa tampil karena kendala teknis. Kami bahkan harus berburu jejak hingga ke Gresik dan berbagai daerah lain demi pameran ini," ujar Heru.
Di ruang galeri, batas antara imajinasi dan spiritualitas melebur. Amang Rahman memang dikenal dengan gaya surealismenya yang puitis.
Baca juga: Warga Jombang Koleksi Ratusan Action Figure Superman
Selain lukisan, pameran ini juga menyertakan buku-buku yang merekam perjalanan hidupnya, termasuk kumpulan puisi Sajak Putih yang disusun oleh kerabatnya, Henri Nurcahyo.
Uniknya, panitia memilih jalan teknologi untuk menyajikan literatur tersebut. Isi buku dipamerkan dalam format digital agar fisik naskah aslinya tetap terjaga dari kerusakan.
Langkah ini diambil agar generasi muda tetap bisa membedah pemikiran Amang tanpa mengancam kelestarian dokumen sejarah tersebut.
Baca juga: Uang Ratusan Juta Rupiah Demi Koleksi Action Figure Superman
Bagi warga Surabaya yang ingin meresapi kedalaman karya Amang Rahman, pameran ini dibuka mulai 7 Februari hingga 19 April 2026. Orasis Art Space melayani pengunjung setiap Selasa sampai Minggu dengan pembagian dua sesi:. Sesi I: 11.00 – 14.00 WIB dan Sesi II: 15.00 – 18.00 WIB
Akses masuk dibanderol seharga Rp88.000. Calon pengunjung bisa mengamankan slot kunjungan dengan melakukan pembelian tiket melalui situs resmi Orasis Art Space sebelum datang ke lokasi.
Reporter: Fajar Mujianto