Target PAD Pasar Tahun Ini Naik, Disperindag Tulungagung Siapkan Strategi

Selasa, 10 Feb 2026 09:59 WIB
Reporter :
jatimnow.com
Foto: Kabid Pengelolaan Pasar Disperindag Tulungagung, Muhammad Khabib. (Bramanta/jatimnow.com)

jatimnow.com-Target Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pasar di Tulungagung pada tahun 2026 naik hingga 10,64 persen dibandingkan tahun lalu. Meski kenaikan PAD pasar itu cukup besar, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Tulungagung optimis dapat memenuhi target PAD tersebut.

Kabid Pengelolaan Pasar Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Tulungagung, Muhammad Khabib mengatakan, pada tahun 2026 target PAD Pasar di Tulungagung sebesar Rp5,2 miliar. Diketahui, target tersebut mengalami kenaikan dari pada target PAD Pasar pada tahun 2025 yang hanya senilai Rp4,7 miliar.

target PAD Pasar di Disperindag Tulungagung mengalami kenaikan sebesar 10,64 persen atau jika dirupiahkan terdapat kenaikan senilai Rp500 juta untuk tahun 2026. Meski kenaikan PAD Pasar tahun ini terbilang cukup besar, namun pihaknya optimis target PAD Pasar yang sudah ditetapkan itu mampu tercapai, mengingat capaian PAD 2025 yang memuaskan.

Baca juga: Aktivitas Pondok Ramadan Siswa SLB B di Tulungagung, Mengaji Al-Quran Braille

"Tahun ini ada kenaikan senilai Rp500 juta dari target PAD Pasar tahun 2025 kemarin yang hanya senilai Rp4,7 miliar. Jadi tahun ini targetnya sebesar Rp 5,2 miliar," ujarnya, Selasa (10/2/2026).

Optimisme itu bukan tanpa alasan. Hal itu dikarenakan pada tahun 2025 kemarin, target senilai Rp4,7 miliar sudah termasuk dalam penambahan target PAD pasar saat perubahan anggaran keuangan (PAK). Namun realisasinya justru mampu melampaui target itu, dimana Disperindag Tulungagung mampu mengumpulkan PAD sampai Rp5,3 miliar.

Baca juga: Gagal Cek Rekening, Ratusan Penerima BPNT Datangi Dinsos Tulungagung

Realisasi PAD Pasar pada tahun 2025 mencapai 113 persen, atau terdapat peningkatan pada PAD sektor pasar senilai Rp 600 juta lebih. Melihat dari capaian PAD Pasar tahun 2025 itu, pihaknya memproyeksikan jika nantinya target PAD Pasar tahun 2026 bisa terlampaui meskipun nantinya ada perubahan target pada saat pelaksanaan PAK mendatang.

\

"Pasti nanti saat PAK dinaikkan lagi targetnya, tentu kami tetap akan upayakan agar target ini mampu terlampaui. Kalau melihat realisasi PAD Pasar 2025 kemarin, seharusnya kita bisa melampaui target tahun ini," ungkapnya.

Disinggung terkait upaya yang dilakukan, Khabib menyebut, pihaknya akan mengintensifkan kinerja petugas pemungutan retribusi layanan pasar agar semakin aktif menarik pungutan pada pelanggan. Selain itu, pihaknya juga akan melakukan uji petik untuk memastikan aktivitas pedagang di pasar serta keakuratan data terkait capaian retribusi.

Baca juga: Guru PPPK Paruh Waktu Tulungagung Menjadi Tersangka Perzinahan di Tuban

Penerapan e-retribusi di seluruh pasar yang ada di Tulungagung disebut juga mempengaruhi capaian. Saat ini tercatat setidaknya terdapat 1.600 pedagang pasar yang sudah menjalani penarikan retribusi secara elektronik. Bahkan pihaknya juga akan memperluas penerapan e-retribusi, dimana akan ada penambahan 2.000 pedagang.

"Jadi setiap juru pungut itu punya kertas kerja dari kami untuk menarik retribusi pada setiap pedagang. Namun untuk memastikan data itu, kami lakukan uji petik dulu untuk memastikan apakah pedagang ini jualan atau tidak. Selain itu, upaya kami juga dengan penerapan e-retribusi," pungkasnya.

Ikuti perkembangan berita terkini Jawa Timur dan sekitarya di Aplikasi jatimnow.com!
Berita Tulungagung

Berita Terbaru
Tretan JatimNow

Terpopuler