jatimnow.com - Sebanyak 900 Kader Surabaya Hebat (KSH) di wilayah Kecamatan Bubutan kini memiliki peluang untuk mengantongi penghasilan tambahan.
Selain menjalankan tugas sosial, para kader ini didorong menjadi perpanjangan tangan BPJS Ketenagakerjaan Surabaya Karimunjawa melalui program keagenan Perisai.
Langkah ini bertujuan memperluas payung perlindungan jaminan sosial bagi pekerja sektor informal di seluruh sudut kota.
Baca juga: Cara Cairkan Saldo JHT BPJS Ketenagakerjaan Rp15 Juta Lewat HP
Pertemuan besar yang berlangsung di Lantai 2 BG Junction pada Selasa (10/2/2026) ini bukan sekadar seremoni.
BPJS Ketenagakerjaan sengaja mengumpulkan ratusan kader dari berbagai kelurahan, mulai dari Jepara hingga Tembok Dukuh, untuk memastikan mereka paham betapa vitalnya perlindungan risiko kerja.
Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Surabaya Karimunjawa, Adventus Edison Souhuwat, atau yang akrab dipanggil Sonny, menyatakan bahwa jaminan sosial seharusnya tidak hanya dinikmati oleh karyawan kantoran atau buruh pabrik.
"Perlindungan ini hak setiap orang yang memiliki aktivitas ekonomi, termasuk pedagang pasar atau pekerja mandiri lainnya. Kami ingin KSH bukan cuma paham manfaatnya, tapi juga ambil peran sebagai Agen Perisai," kata Sonny saat memberikan arahan di depan para kader.
Baca juga: Jangan Pakai Calo! Klaim JHT BPJS Ketenagakerjaan Sudah Serba Digital
Menjadi Agen Perisai (Penggerak Jaminan Sosial Indonesia) menawarkan keuntungan ganda. Di satu sisi, KSH membantu tetangga atau warga di lingkungannya agar terproteksi saat terjadi kecelakaan kerja. Di sisi lain, ada insentif finansial yang bisa menjadi sumber pendapatan baru bagi para kader.
Momentum sosialisasi ini juga bertepatan dengan adanya pergeseran administratif. Kini, mekanisme pembiayaan kepesertaan beralih dari Bagian Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Bapemkesra) Kota Surabaya ke tingkat Kecamatan Bubutan.
Perubahan jalur birokrasi ini menuntut para kader lebih mandiri dan melek terhadap skema keberlanjutan kepesertaan.
Baca juga: BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Buruh Konstruksi Sidoarjo Bebas Risiko Kerja
Dalam sesi edukasi, para ahli dari BPJS Ketenagakerjaan mengupas tuntas tiga program utama: Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), serta Jaminan Hari Tua (JHT).
Sonny menjamin bahwa proses klaim saat ini sudah dibuat jauh lebih ringkas agar masyarakat tidak merasa terbebani saat mengalami musibah.
Lewat sinergi dengan Pemerintah Kota Surabaya, BPJS Ketenagakerjaan Surabaya Karimunjawa berharap para kader ini bisa menjadi motor penggerak yang membuat warga Surabaya lebih tenang dalam mencari nafkah karena sudah memiliki jaring pengaman sosial yang pasti.