Meriahkan Imlek, Klenteng Tjoe Tik Kiong Tulungagung Undang Barongsai

Selasa, 17 Feb 2026 09:59 WIB
Reporter :
jatimnow.com
Foto: Pertunjukkan barongsai di Klenteng Tjoe Tik Kiong Tulungagung. (Bramanta/jatimnow.com)

jatimnow.com-Perayaan tahun baru Imlek 2557 Kongzili di Klenteng Tjoe Tik Kiong Tulungagung dimeriahkan dengan pertunjukan barongsai. Dalam momentum tersebut, umat Tri Dharma berharap agar selalu dilancarkan reziki dan diberi umur panjang.

Penampilan barongsai dilakukan oleh Sanggar Barongsai TTID Tjoe Tik Kiong Tulungagung. Tahun ini, barongsai digelar di dalam klenteng altar Tian Gong atau Tuhan Yang Maha Esa.

Dalam permainannya, tidak ada pertunjukan atraksi kelincahan, namun lebih menonjolkan sisi kesakralan dan peghormatan. Pemain barongsai juga memberikan hormat kepada Tian Gong agar terhindar dari musibah sebelum menampilkan pertunjukan.

Baca juga: Aktivitas Pondok Ramadan Siswa SLB B di Tulungagung, Mengaji Al-Quran Braille

Bioma Klenteng Tjoe Tik Kiong Tulungagung, Tjio Jing Jing mengatakan, dalam perayaan pergantian tahun Imlek, umat Tri Dharma telah menggelar sembahyang melapas tahun 2556 Kongzili pada pukul 16.00 WIB. Setelah itu, dilanjutkan dengan penampilan barongsai di dalam altar kelenteng.

"Barongsai itu simbol khas bagi kami. Barongsai juga dipercaya sebagai simbol membuang kesialan dan membuka jalan keberuntuhan di tahun baru," ujarnya, Senin (17/2/2026).

Jing Jing mendorong agar saat perayaan Imlek dapat menampilkan kesenian barongsai. Karena barongsai merupakan simbol tradisi Tionghoa.

"Setelah penampilan barongsai kami melakukan sembahyang menyambut tahun baru 2557 Kongzili pada pukul 00.00 WIB," terangnya.

Baca juga: Gagal Cek Rekening, Ratusan Penerima BPNT Datangi Dinsos Tulungagung

Salah satu pemain barongsai, Abdurahman Fauzi menjelaskan, perayaan tahun baru Imlek kali ini kebetulan pihak kelenteng meminta ada penampilan barongsai. Mereka telah mempersiapkan penampilan sejak satu minggu lalu.

\

"Perayaan Imlek tahun ini kebetulan main, kalau tahun Imlek tahun lalu tidak ada," jelasnya.

Menampilkan barongsai di dalam altar klenteng lebih sakral. Sehingga pemain barongsai tidak boleh asal main.

Baca juga: Guru PPPK Paruh Waktu Tulungagung Menjadi Tersangka Perzinahan di Tuban

"Sebelum masuk klenteng kami harus memberi penghormatan baru boleh main. Kalau di luar klenteng kami tidak perlu beri penghormatan," paparnya.

Saat ini jumlah personel Sanggar Barongsai TTID Tjoe Tik Kiong Tulungagung berjumlah 12 orang. Dalam momen perayaan Imlek, mereka juga membuka open recrutment kepada semua kalangan untuk bergabung dengan tim barongsai.

"Kami juga buka recrutment tim barongsai. Semua kalangan boleh ikut," pungkasnya.

Ikuti perkembangan berita terkini Jawa Timur dan sekitarya di Aplikasi jatimnow.com!
Berita Tulungagung

Berita Terbaru
Tretan JatimNow

Terpopuler