jatimnow.com - Gelombang pergerakan pemudik menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H di wilayah Jawa Timur mulai terasa. PT Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri (JNK) mencatat adanya lonjakan volume kendaraan yang keluar melalui Gerbang Tol (GT) Madiun hingga ratusan persen.
Berdasarkan data pantauan lalu lintas terbaru, sebanyak 12.339 kendaraan tercatat telah melintas keluar melalui GT Madiun pada Kamis (19/3/2026). Angka ini melonjak drastis sebesar 212,38% jika dibandingkan dengan volume lalu lintas pada hari normal yang rata-rata hanya menyentuh angka 3.950 kendaraan.
Direktur Utama PT JNK, Arie Irianto, membenarkan fenomena lonjakan ekstrem ini. Menurutnya, peningkatan volume lalu lintas ini menunjukkan mulai meningkatnya pergerakan masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri 2026.
Baca juga: Tol Gempol-Pandaan Mulai Landai, Jasa Marga Tetap Siagakan Skenario Antrean
"Kami berkomitmen memberikan pelayanan dengan melayani sepenuh hati kepada seluruh pengguna jalan,” kata Arie.
Baca juga: H-1 Lebaran, Arus Mudik di Simpang Tiga Mengkreng Lancar Pol
Menghadapi tingginya volume lalu lintas yang diprediksi masih akan terus berlanjut, pihak JNK terus menyiagakan petugas dan melakukan pemantauan arus lalu lintas secara intensif di sepanjang ruas tol Ngawi-Kertosono-Kediri. Hal ini dilakukan demi menjamin kelancaran operasional dan keamanan para pemudik.
Arie juga mengingatkan para pengguna jalan tol untuk tidak abai terhadap persiapan pra-perjalanan. Beberapa poin krusial yang ditekankan antara lain memastikan tubuh dalam kondisi fit dan kendaraan dalam keadaan prima.
Baca juga: Arus Mudik Lebaran 2026: Tol Sumo Dilintasi 433 Ribu Kendaraan
Ia juga mengingatkan pentingnya memastikan kecukupan saldo uang elektronik sebelum memasuki gerbang tol untuk menghindari antrean panjang dan kemacetan di gardu transaksi. Pemudik juga diimbau tidak memaksakan diri.
"Segera menepi dan manfaatkan rest area terdekat jika mulai merasa lelah atau mengantuk. Selalu utamakan keselamatan dan jaga jarak aman antar kendaraan," ujarnya.