jatimnow.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jember berkomitmen untuk meneruskan aspirasi ribuan warga yang mendukung keberlanjutan program Makan Bergizi Gratis (MBG) langsung ke pemerintah pusat dan Presiden Prabowo Subianto.
Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Ketua DPRD Jember, Ahmad Halim, saat menemui ribuan massa yang menggelar aksi damai di depan gedung dewan pada Sabtu (20/6/2026).
"Mereka berharap program MBG ini tetap berlanjut. Selaku wakil rakyat, kami akan meneruskan tuntutan ini kepada pemerintah pusat, terutama kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto," ujar Halim di hadapan massa aksi.
Baca juga: Kodim 0824 Jember Fasilitasi Ratusan Warga Ikuti Operasi Katarak Gratis
Meski mendukung penuh, Halim memberikan catatan bahwa implementasi program nasional tersebut ke depan tetap memerlukan pembenahan yang matang di tingkat daerah maupun pusat.
"Mungkin dengan catatan, tentu harus ada perbaikan-perbaikan dan evaluasi secara berkala," tambahnya.
Menurut Halim, program Makan Bergizi Gratis memiliki dampak multiplier (multiplier effect) yang sangat besar bagi masyarakat bawah. Selain meningkatkan kualitas kesehatan, program ini dinilai strategis dalam menggerakkan ekonomi lokal.
Baca juga: Usung Empat Tuntutan, Mahasiswa Gelar Aksi Unjuk Rasa di Kantor DPRD Jember
"Dampaknya luar biasa, terutama dalam menciptakan lapangan kerja baru, mengurangi angka pengangguran, serta mengentaskan kemiskinan. Program ini juga efektif mengurangi kelaparan hingga ke pelosok desa, sekaligus memperbaiki kualitas Sumber Daya Manusia (SDM)," urai Halim.
Melalui program ini, DPRD Jember berharap rantai kemiskinan terstruktur dapat segera diputus guna mempersiapkan generasi penerus bangsa yang cerdas, sehat, dan mandiri. Halim juga mengapresiasi penyampaian aspirasi warga yang berjalan dengan tertib dan kondusif.
"Kita sebagai negara berdemokrasi, berbeda pendapat adalah hal yang biasa. Namun, menghormati pendapat orang lain adalah cerminan jiwa yang satria," tandasnya.
Baca juga: Sempat Dilaporkan Hilang, Kapal Sekoci di Jember ini Ternyata Kehabisan BBM
Aksi unjuk rasa ini sebelumnya dipadati oleh ribuan massa yang mayoritas merupakan relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Secara bergantian, perwakilan massa naik ke atas mimbar untuk menyuarakan tuntutan mereka agar program MBG tidak dihentikan, melainkan dievaluasi agar tepat sasaran.
Tidak hanya fokus pada pemenuhan gizi, dalam aksi tersebut massa juga mendesak pemerintah untuk melanjutkan program kerakyatan lainnya. Di antaranya adalah keberlanjutan Koperasi Desa atau Kelurahan Merah Putih (KDKMP) serta program sekolah rakyat guna menjamin kesejahteraan ekonomi dan akses pendidikan yang merata di Kabupaten Jember.