jatimnow.com – Sebanyak 150 personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) resmi diterjunkan ke Desa Bulu Lor, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo. Kehadiran ratusan prajurit ini ditujukan untuk melaksanakan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 yang dijadwalkan berlangsung selama satu bulan penuh, mulai Rabu (15/7/2026) hingga Kamis (13/8/2026).
Dalam program strategis ini, para prajurit TNI akan bergotong royong bahu-membahu bersama warga setempat untuk mengebut pembangunan sejumlah infrastruktur krusial yang selama ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat pedesaan.
Pembukaan TMMD ke-129 diresmikan langsung melalui upacara dan pemukulan gong oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Ponorogo, Lisdyarita, di Lapangan Kecamatan Jambon. Acara ini turut dihadiri oleh Komandan Korem 081/Dhirotsaha Jaya Kolonel Arm Untoro Hariyanto, Komandan Kodim 0802/Ponorogo Letkol Arh Farauk Saputra, serta jajaran Forkopimda setempat.
Baca juga: TMMD ke-129 di Desa Tlemang Lamongan Bangun Jalan, RTLH hingga Irigasi
Danrem 081/Dhirotsaha Jaya, Kolonel Arm Untoro Hariyanto, menjelaskan bahwa TMMD kali ini menyasar dua sektor utama, yakni pembangunan fisik dan kegiatan nonfisik. Adapun sasaran pembangunan infrastruktur fisiknya meliputi pembangunan jembatan dan pavingisasi jalan, pembangunan talud penahan tanah longsor, rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), dan pembuatan sumur bor (sumur dalam) untuk mendukung kebutuhan irigasi pertanian.
Selain pembangunan fisik, TMMD juga diisi berbagai kegiatan nonfisik untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat.
“Selain pembangunan jembatan, talud, rumah tidak layak huni, sumur bor dan paving jalan, kami juga melaksanakan penyuluhan serta sosialisasi bersama berbagai instansi, termasuk dari kepolisian maupun perangkat daerah lainnya,” kata dia.
Pelaksanaan TMMD ini disambut antusias oleh masyarakat setempat. Kepala Desa Bulu Lor, Agus Siswanto, menyebut program ini sebagai angin segar karena berbagai proyek pembangunan yang didambakan warga akhirnya dapat terealisasi.
Baca juga: TMMD ke-127 di Gadungan Kediri Ditutup, Proyek Jalan Tembus Tuntas
“Program ini sangat bermanfaat bagi warga kami. Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Pemerintah Daerah dan TNI, khususnya Kodim 0802 Ponorogo,” ujarnya.
Apresiasi senada disampaikan oleh Plt Bupati Ponorogo, Lisdyarita. Ia menilai TMMD sebagai langkah efektif dalam mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah pedesaan Ponorogo.
“Alhamdulillah kami mendapat bantuan melalui TMMD ini. Ada program rehabilitasi rumah tidak layak huni yang didukung Baznas dan TNI, pembangunan sumur dalam, perbaikan jembatan, pembangunan talud, hingga perbaikan jalan,” ucapnya.
Baca juga: Progres Proyek Jalan Tembus 1.657 Meter TMMD ke-127 di Kediri Capai 60 Persen
Komandan Kodim 0802/Ponorogo, Letkol Arh Farauk Saputra, merinci bahwa 150 personel inti yang diterjunkan berasal dari berbagai satuan gabungan, di antaranya Yonif Pacitan, Lanud Iswahjudi, dan Lanal Pacitan. Kekuatan ini juga masih akan dipertebal dengan tambahan 35 personel dari Makodim 0802/Ponorogo.
Untuk memastikan seluruh proyek rampung sesuai target, Letkol Farauk mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerapkan strategi "curi start" melalui pelaksanaan Pra-TMMD selama satu bulan terakhir.
“Dengan pra-TMMD yang sudah kami laksanakan, harapannya saat penutupan pada 13 Agustus nanti seluruh pekerjaan bisa selesai 100 persen,” tegasnya.