jatimnow.com – Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Surabaya melakukan operasi penyelamatan berskala besar terhadap ratusan penumpang Kapal Motor Penumpang (KMP) Mutiara Sentosa 2 yang dilaporkan terbakar hebat di perairan utara Pulau Madura.
Sebagai ujung tombak operasi, Basarnas resmi menerjunkan Kapal Negara (KN) SAR 249 Permadi untuk menyisir titik koordinat kecelakaan yang berada sekitar 20 nautical miles (NM) atau mil laut di sebelah utara perairan Madura.
"Saat ini KN SAR Permadi sedang melaksanakan operasi SAR kecelakaan KMP Mutiara Sentosa 2. Kami harus menempuh jarak sejauh 118 nautical miles dengan kecepatan stabil 14 knot. Estimasi perjalanan kami menuju lokasi memakan waktu sekitar 6 hingga 8 jam," ungkap Nakhoda KN SAR 249 Permadi, Nur Ardhi, Minggu (2/8/2026).
Baca juga: Kronologi Terbakarnya KMP Mutiara Santosa 2 di Perairan Sapudi
Meski armada utama Basarnas masih dalam perjalanan, Nur Ardhi memastikan bahwa para penumpang yang terjebak tidak dibiarkan tanpa pertolongan. Operasi evakuasi darurat di tengah laut saat ini tengah berlangsung secara kolaboratif.
Baca juga: Kapal Penumpang KMP Mutiara Santosa 2 Terbakar di Perairan Sumenep
Berdasarkan komunikasi radio yang dikoordinasikan secara intensif melalui Stasiun Radio Pantai (SROP) Kalianget, armada-armada niaga yang berada di radius terdekat telah dikerahkan untuk mengepung lokasi kejadian.
"Untuk perkembangan proses evakuasi saat ini, kami terus berkoordinasi dengan kapal-kapal yang sudah berada di lokasi. Ada Kapal Meratus Project 3, Tugboat (TB) Hasnur 26, Kapal British Mentor, serta empat kapal lainnya yang sudah standby memberikan bantuan pertolongan darurat," tegas Nur Ardhi.
Baca juga: 17 Korban Kapal Meledak di Perairan Lamongan, 2 Orang Meninggal Dunia
Keberadaan ketujuh kapal di lokasi kejadian menjadi penolong krusial dalam masa kritis penyelamatan nyawa ratusan penumpang KMP Mutiara Sentosa 2, sembari menunggu KN SAR 249 Permadi tiba untuk mengambil alih komando evakuasi secara menyeluruh.