Pixel Code jatimnow.com

Cari Bangkai KMP Mutiara Sentosa II, Kapal Penyelamat dan Helikopter Dikerahkan ke Utara Madura

Editor : Tim Jatimnow   Reporter : Dadang Kurnia
Tim SAR kembali melakukan penyisiran untuk memastikan keberadaan bangkai KMP Mutiara Sentosa II. (Foto: Basarnas Surabaya for jatimnow.com)
Tim SAR kembali melakukan penyisiran untuk memastikan keberadaan bangkai KMP Mutiara Sentosa II. (Foto: Basarnas Surabaya for jatimnow.com)

jatimnow.com – Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) melalui Kantor SAR Kelas A Surabaya terus mengintensifkan upaya pencarian bangkai KMP Mutiara Sentosa II yang sebelumnya terbakar. Operasi penyisiran gabungan melalui jalur laut dan udara kembali digenjot di kawasan perairan laut utara Pulau Madura, pada Sabtu (8/8/2026).

Kasi Operasi dan Siaga Kantor SAR Kelas A Surabaya, Didit Arie R., menjelaskan bahwa pihaknya kembali menerjunkan armada KN SAR 249 Permadi untuk memperluas area pencarian. Kapal penyelamat tersebut bertolak dari Dermaga Navigasi Tanjung Perak, Surabaya.

"KN SAR 249 Permadi membawa 11 orang Anak Buah Kapal (ABK) dan satu tim rescuer dari Kantor SAR Kelas A Surabaya. Kapal melaju menuju area pencarian yang berjarak sekitar 70 mil laut dengan kecepatan 14 knot," jelas Didit.

Meski kondisi cuaca perairan terbilang relatif bersahabat, Didit menekankan bahwa keselamatan personel dan unsur SAR tetap menjadi prioritas utama. Seluruh tim yang bertugas diwajibkan bekerja dengan tingkat kewaspadaan tinggi.

Pengerahan KN SAR 249 Permadi ini sekaligus menindaklanjuti manuver pencarian di hari sebelumnya. Pada Jumat (7/8/2026), satu tim rescue dari Pos SAR Sumenep juga telah menyisir perairan utara Sumenep menggunakan satu unit Rigid Inflatable Boat (RIB).

Tidak hanya mengandalkan armada laut, operasi pencarian yang komprehensif ini juga didukung oleh pemantauan dari udara. Basarnas menyiagakan Helikopter jenis AWS139 HR-1301 untuk menyapu area pandang yang lebih luas.

Baca juga:
Cari Bangkai KMP Mutiara Sentosa II, Helikopter Basarnas Sisir Perairan Utara Sumenep

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit P.H., menegaskan bahwa pengerahan Alat Utama (Alut) SAR laut ini adalah bentuk kesiapsiagaan proaktif.

Pihaknya tidak ingin membuang waktu operasional, meski saat ini Basarnas masih menunggu hasil verifikasi dari Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) serta perusahaan pelayaran terkait simpang siurnya laporan penumpang yang belum ditemukan.

"Proses verifikasi administrasi tidak membuat tim SAR gabungan berhenti berupaya. Pemantauan secara fisik di lapangan tetap kami lakukan secara berkelanjutan guna mengantisipasi setiap kemungkinan di perairan utara Madura," tegas Nanang.

Baca juga:
Korban KMP Mutiara Sentosa 2 Asal Tulungagung Berencana Menikah Tahun Ini

Helikopter AWS139 HR-1301 kembali dikerahkan untuk memantau area dari udara pada Minggu (9/8/2026).

"Dengan sinergi pengerahan Alut SAR laut dan udara secara bersamaan, cakupan pencarian diharapkan menjadi lebih luas dan efektif," pungkas Nanang.