Digelar Dua Hari, Partilibur Kota Batu Dongkrak Industri Kreatif Jawa Timur

Senin, 10 Agu 2026 13:59 WIB
Reporter :
jatimnow.com
Event Partilibur yang diadakan di Kota Wisata Batu pekan lalu (Foto: Aris/ jatimnow.com)

jatimnow.com - Gelaran Partilibur yang berlangsung di Kota Batu menghasilan perputaran uang miliaran rupiah dari puluhan ribu penonton yang masuk. Event pertunjukan musik dan aneka ekonomi kreatif lainnya ini menyedot animo penonton dari berbagai daerah di Indonesia, seiring pengemasannya lebih atraktif di Kota Wisata Batu.

Festival Director Partilibur, Gahtan Thoriq mengungkapkan, total dari dua hari penyelenggaraan pada 1 dan 2 Agustus 2026 lalu, setidaknya menyedot 15 ribu penonton. Tingginya animo penonton karena adanya daya tarik Kota Wisata Batu yang sudah terkenal dengan potensi wisatanya.

Penyelenggaran event di Batu Night Spectacular (BNS) kolaborasi Partilibur dengan Jatim Park Group juga dinilai menguntungkan. Konsep Partilibur dinilai selaras dengan karakter Kota Batu sebagai tempat berlibur sekaligus menikmati hiburan.

Baca juga: Komisaris PGE Sebut Ilmu dan Kualitas SDM Kunci Perubahan

"Malang menjadi salah satu kota dengan festival terbanyak dalam enam bulan terakhir. Sementara Batu memiliki banyak destinasi wisata, tetapi belum banyak festival yang digelar di sini," ungkap Gahtan Thoriq, melalui keterangan persnya, Minggu, (9/8/2026) malam.

Selain animo penonton yang mencapai 15 ribu dalam dua hari, total ada sebanyak 70 UMKM di wilayah Malang raya yang terlibat. Potensi keuntungan dan perputaran uang dari UMKM pun diprediksi mencapai miliaran rupiah.

"Sebanyak 70 UMKM kami hadirkan, dengan diramaikan oleh 105 penampil yang dipilih melalui proses kurasi selektif, mencakup musisi hasil submission maupun musisi dari dalam dan luar Jawa Timur. Sekitar 40 persen di antaranya merupakan musisi lokal Jawa Timur," jelasnya.

Menurutnya, pemilihan tersebut didasarkan pada keinginan untuk menghadirkan penampilan yang segar, termasuk band-band yang belum pernah atau sudah lama tidak tampil di Jawa Timur.

Gahtan turut mengapresiasi, dukungan yang diberikan Pemerintah Kota Batu terhadap penyelenggaraan festival, mulai dari proses perizinan hingga antusiasme berbagai pihak yang turut membeli tiket acara.

Baca juga: Liburan ke Jatim Park 1, Coba 3 Hotel Unik di Kota Batu Ini

"Dukungan Pemerintah Kota Batu sangat baik. Mulai dari proses perizinan berjalan lancar, hingga banyak pihak dari pemerintah yang ikut membeli tiket. Semua berjalan dengan baik," ungkapnya.

\

Partilibur menjadi bagian dari gerakan kolektif yang melibatkan banyak pelaku industri kreatif asal Jawa Timur, termasuk dari tim produksi dari berbagai daerah di Jawa Timur. Sehingga perputaran ekonominya juga tak dinikmati masyarakat Kota Batu dan sekitarnya saja, melainkan juga masyarakat Jawa Timur pada umumnya.

"Partilibur merupakan gerakan kolektif dari teman-teman di Jawa Timur. Banyak tim produksi yang terlibat berasal dari Jawa Timur dan kami juga memberi ruang bagi band-band lokal untuk tampil," katanya.

Event ini berawal dari Lumajang yang dimulai pada tahun 2022 lalu. Partilibur mengusung tagline 'Suara Dari Timur' dan tumbuh dari gerakan anak muda lokal menjadi salah satu festival musik paling dinantikan di Jawa Timur. Dalam empat tahun perjalanannya, Partilibur telah menyelenggarakan 7 konser, 3 festival besar, 3 festival budaya, melibatkan lebih dari 160 performer, lebih dari 100 UMKM, dan menjangkau lebih dari 36.000 penonton.

Baca juga: Puluhan Musisi Ramaikan Semarak Festival Musik Partilibur Caravan di Kota Batu

Kolaborasi dengan beberapa industri kreatif di Jawa Timur kian meningkat. Ke depan tak menutup kemungkinan bila event ini akan diadakan di berbagai daerah di Jawa Timur, tergantung situasi dan kondisi yang disesuaikan.

"Kami memang tumbuh dari Lumajang, dan di sana ruang untuk mengekspresikan festival masih sangat terbatas. Setelah Partilibur edisi keempat, kami memutuskan untuk hadir di Batu. Namun, bukan berarti kami meninggalkan Lumajang. Kami tetap akan menghadirkan berbagai aktivasi dan konsep-konsep berskala kecil agar hubungan dengan Lumajang tetap terjaga," ungkapnya.

Ia berharap Partilibur mampu memperkuat ekosistem festival sekaligus mengangkat potensi musisi lokal agar semakin dikenal masyarakat luas. Penyelenggara juga berharap festival ini dapat menjadi ruang kolaborasi yang mempertemukan ekosistem musik lokal dengan musisi dan pelaku industri dari ibu kota.

"Kami ingin ekosistem musik di Jawa Timur semakin terkoneksi dengan teman-teman dari Jakarta dan daerah lainnya. Harapannya, koneksi ini dapat membuka peluang kolaborasi sekaligus memperkuat perkembangan ekosistem musik lokal," pungkasnya.

Ikuti perkembangan berita terkini Jawa Timur dan sekitarya di Aplikasi jatimnow.com!
Berita Kota Batu

Berita Terbaru
Tretan JatimNow

Terpopuler