jatimnow.com - Pembangunan kualitas individu dan penguasaan ilmu pengetahuan merupakan fondasi paling vital dalam membentuk peradaban yang tangguh. Tanpa penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) sejak dini, cita-cita membawa perubahan besar hanya akan menjadi angan-angan semata.
Pesan tegas tersebut disampaikan Komisaris PT Pertamina Geothermal Energy (PGE), Abdul Musawir Yahya, saat menjadi narasumber utama dalam Pengajian Akbar Majelis Ahad Pagi Kyai Haji Ahmad Dahlan di Masjid At Taqwa, Kota Batu, Minggu (9/8/2026).
Di hadapan para jamaah, Abdul menekankan bahwa maju atau mundurnya sebuah masyarakat berakar pada kualitas setiap individu. Mengutip prinsip perubahan dalam ajaran Islam, ia menyebut bahwa transformasi sosial yang berkelanjutan selalu dimulai dari pembenahan diri.
“Kelompok tidak akan berubah kalau individunya tidak berubah. Apa yang berubah dalam setiap individu? Pikirannya, perasaannya, lalu tindakannya. Maka jangan pernah bermimpi membuat perubahan besar kalau kita tidak pernah menggembleng individu kita sejak dini,” tegas Abdul.
Untuk menggambarkan pentingnya kaderisasi SDM, Abdul mencontohkan rekam jejak risalah Rasulullah SAW yang dalam kurun 23 tahun berhasil mencetak figur-figur pemimpin unggul seperti Umar bin Khattab dan para sahabat lainnya. Keberhasilan mencetak generasi tangguh ini berhasil membawa Islam menjadi peradaban berpengaruh di tingkat global.
Tak hanya itu, ia juga menyoroti jejak sejarah kejayaan Islam di Andalusia (Spanyol) yang mampu bertahan hingga delapan abad berkat kebijakan yang memihak rakyat. Namun, kejayaan tersebut akhirnya runtuh bukan semata-mata karena tekanan eksternal, melainkan keretakan dari dalam.
Baca juga:
Digelar Dua Hari, Partilibur Kota Batu Dongkrak Industri Kreatif Jawa Timur
"Runtuhnya peradaban Islam saat itu bukan karena kekuatan dari luar yang terlalu besar, melainkan karena internal kita yang terlalu lemah," ujarnya.
Ia menjelaskan, kemunduran di Andalusia dipicu oleh penurunan kualitas individu, diabaikannya ilmu pengetahuan, beban pajak yang memberatkan rakyat, gaya hidup hedonis para pemimpin, serta pengkhianatan internal.
"Kalau semisal dulu tidak runtuh, Lamine Yamal itu bukan satu-satunya orang Islam yang main di Spanyol.” tuturnya.
Baca juga:
Liburan ke Jatim Park 1, Coba 3 Hotel Unik di Kota Batu Ini
Mengakhiri paparannya, Abdul mengingatkan kembali esensi tujuan penciptaan manusia sebagai khalifah fil ardh yang mengemban amanah membangun peradaban yang memanusiakan.
"Peradaban bisa tercipta ketika ada kelompok yang kuat, dan kelompok bisa kuat ketika memiliki SDM yang unggul. Hal utama yang harus diunggulkan adalah ilmu pengetahuan. Mukmin yang kuat jauh lebih dicintai Allah daripada mukmin yang lemah," pungkasnya.
URL : https://jatimnow.com/baca-86624-komisaris-pge-sebut-ilmu-dan-kualitas-sdm-kunci-perubahan