jatimnow.com - Video kemunculan seekor buaya muara di kawasan perairan Teluk Popoh di Desa Besole, Kecamatan Besuki, Kabupaten Tulungagung viral di media sosial. Dalam video tersebut terekam seekor buaya sedang berenang di lautan. Video lain juga merekam aktivitas buaya di perairan ini saat malam hari. Warga dan wisatawan diimbau untuk tidak berada di dekat pantai dan selalu mewaspadai kemunculan reptil tersebut.
Koordinator Pos Polairud Tulungagung, Aiptu Maryanto membenarkan adanya kemunculan buaya muara ini. Dari hasil pemantauan dan laporan warga, keberadaan reptil pemangsa tersebut pertama kali terlihat oleh warga pada Senin (10/8/2026) di area Pantai Sidem, Desa Besole, Kecamatan Besuki. Saat malam hari warga juga melihat keberadaan buaya di Pantai Popoh.
"Kami masih belum bisa menyimpulkan apakah buaya yang muncul di Pantai Popoh dan Sidem sama," ujarnya, Selasa (11/8/2026).
Baca juga: Buaya Muara Masuk Tambak di Jabon Sidoarjo, Petani Terancam Gagal Panen
Petugas yang menerima laporan langsung melakukan pemantuan. Mereka memperkirakan buaya yang muncul ini memiliki panjang 3 meter. Mereka juga melakukan koordinasi dengan BKSDA dan Balai Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut (BPSPL) Denpasar.
Baca juga: Buaya Liar Satroni Tambak Warga Sidoarjo
Berdasarkan hasil koordinasi diketahui buaya muara merupakan salah satu biota perairan yang dilindungi berdasarkan KEPMEN KP No 66 Tahun 2025 tentang Jenis Ikan Yang Dilindungi. Keberadaan buaya diduga karena dekat dengan muara sungai yang merupakan habitatnya dan mencari makan di teluk.
"Reptil ini ketika berada di perairan, akan sulit untuk dilakukan penangkapan," terangnya.
Baca juga: Buaya 4 Meter Teror Warga Buduran Sidoarjo, Hati-hati....
Sebagai langkah mitigasi, petugas gencar melakukan sosialisasi kepada warga dan pengunjung pantai akan keberadaan buaya ini. Mereka diminta tidak mendekati bibir pantai dan segera menjauh jika terpantau keberadaan buaya tersebut. Karena berstatus sebagai hewan yang dilindungi selama tidak membahayakan dibiarkan saja.
"Kita juga aktif berkomunikasi lewat grup WA untuk memantau keberadaan buaya. Jika terpantau segera kami siarkan melalui pengeras suara kepada warga dan pengunjung," pungkasnya.