jatimnow.com - TNI Angkatan Laut menyiagakan lima unsur kapal perang dan dua helikopter untuk mempercepat penanganan pascabencana gempa bumi yang mengguncang Nusa Tenggara Timur. Armada ini dikerahkan langsung menuju titik-titik terdampak untuk menyalurkan bantuan logistik, tenaga medis, hingga alat berat.
Dua armada utama, KRI dr. Soeharso-990 dan KRI Bung Hatta-370, telah bersandar di Pelabuhan Reo, Kabupaten Manggarai, Jumat (21/8/2026). Kedatangan kapal perang ini membawa pasokan kebutuhan dasar guna menopang masa tanggap darurat masyarakat terdampak.
Proses debarkasi di Pelabuhan Reo berlangsung cepat begitu KRI dr. Soeharso-990 merapat. Kapal bantuan ini memboyong material logistik dari Surabaya, personel tambahan, serta alat berat guna membuka akses pertolongan di area bencana gempa NTT.
Baca juga: Marinir Latih Sarjana Jadi Agen Perubahan Ekonomi Rakyat
Bersamaan dengan penurunan pasokan, pasukan Korps Marinir dari Pasmar-2 mendirikan Posko Penanggulangan Bencana Alam di halaman SDK Kedindik, Kelurahan Wangkung, Kecamatan Reo. Fasilitas lapangan ini dilengkapi rumah sakit dan dapur umum untuk menjamin pemenuhan nutrisi harian warga.
Selain menjadi sarana angkut, KRI dr. Soeharso-990 yang berfungsi sebagai kapal rumah sakit terapung langsung membuka layanan tindakan medis darurat. Tim dokter di atas kapal menangani dua warga yang mengalami patah tulang akibat tertimpa reruntuhan bangunan, termasuk memfasilitasi prosedur bedah penanganan ortopedi.
Baca juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI
Dua hari sebelum kedatangan armada medis, KRI Bung Hatta-370 yang berada di bawah Komando Guskamla Koarmada II telah lebih dulu menyandarkan pasokan. Kapal tersebut membawa 1.150 paket sembako bantuan Presiden RI Prabowo Subianto serta 200 unit tenda keluarga dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana.
Penyaluran logistik darat dipimpin oleh Danguskamla Koarmada II Laksma TNI Edy Setyawan. Bantuan disebar secara merata ke tiga wilayah yang membutuhkan cakupan darurat tinggi, yakni Desa Waso, Desa Robek, dan Desa Wangkung.
Baca juga: Inspirasi Prajurit, Danmenart 2 Marinir Selesaikan S2 di Universitas Pertahanan
Panglima Koarmada II Laksda TNI I G. P. Alit Jaya turun langsung memimpin operasional pemulihan di wilayah Flores. Pada Jumat sore, pimpinan Satgas Penanggulangan Bencana ini mendampingi Wakil Presiden RI Gibran Rakabumbing Raka saat meninjau pemukiman warga di Desa Wangkung.
"Peninjauan ini untuk memastikan seluruh jalur distribusi logistik dan operasional medis berjalan aman, tertib, serta tepat sasaran," tegas Alit Jaya saat memeriksa proses debarkasi logistik di Pelabuhan Reo. Penanganan terpadu ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan fisik dan ekonomi warga Manggarai.