jatimnow.com - Universitas Billfath Lamongan menggelar prosesi wisuda bagi ratusan mahasiswa di Graha Sandiya, Tuban, Sabtu (7/11/2026). Momentum ini menjadi awal bagi para lulusan untuk mengabdikan ilmu dan kemampuan mereka kepada masyarakat.
Universitas Billfath merupakan perguruan tinggi dengan model pendekatan santri berkemajuan di bawah naungan Yayasan Pondok Pesantren Al-Fattah (YPPF) Siman, Lamongan.
Wisuda tersebut sekaligus menunjukkan bahwa perguruan tinggi berlatar belakang pesantren memiliki kapasitas dalam menyelenggarakan pendidikan tinggi dan mencetak lulusan yang siap berkontribusi di tengah masyarakat.
Baca juga: UIN KHAS Jember Wisuda Ratusan Mahasiswa, 9 Diantaranya Tahfidz Al-Quran
Rektor Universitas Billfath Lamongan, Prof Nur Ahid, berpesan agar para wisudawan tidak berhenti mengabdi setelah menyelesaikan pendidikan. Menurutnya, pengabdian harus dimulai dari lingkungan terdekat, terutama kepada orang tua dan sesama.
Dalam kesempatan itu, Prof Nur Ahid juga menyampaikan apresiasi kepada para orang tua yang telah mendampingi perjuangan anak-anak mereka hingga meraih gelar sarjana.
Baca juga: Wisuda 1.166 Mahasiswa, Unisla Lamongan Gaungkan Semangat Pengabdian
“Kepada para orang tua, Bapak, ayah dan ibu yang kami hormati, hari ini juga merupakan hari kebahagiaan Bapak dan Ibu. Di balik keberhasilan seorang sarjana, hampir selalu terdapat kisah perjuangan keluarga yang tidak terlihat,” ujar Prof Nur Ahid.
Ia menuturkan, di balik kebanggaan para wisudawan, terdapat doa, kerja keras, dan pengorbanan orang tua yang sering kali tidak terlihat.
“Ada ayah yang bekerja tanpa mengenal lelah, ada ibu yang dengan sabar mengatur kebutuhan rumah tangga, dan ada orang tua yang rela menunda keinginannya sendiri demi masa depan anak-anak tercinta,” lanjutnya.
Baca juga: Cinta Bersemi di Kampus, Pasutri Sukses Wisuda Doktor Bersama di ITS
Selain prosesi wisuda, acara tersebut juga diisi sambutan Ketua Yayasan Pondok Pesantren Al-Fattah (YPPF), KH Abdul Hamid, serta sambutan Bupati Lamongan yang diwakili Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Fahrudin Ali Fikri.
Kegiatan dilanjutkan dengan orasi ilmiah oleh pakar pendidikan tinggi sekaligus alumni STIT Al-Fattah, Prof Asror Yusuf.