Mbak Vinanda Jajal Motor Antik di Ajang Djoyoboyo Antique Rendezvous Race Kediri

Minggu, 08 Nov 2026 16:00 WIB
Reporter :
jatimnow.com
Mbak Vinanda jajal motor antik di Ajang Djoyoboyo Antique Rendezvous Race Kediri. (Foto: Pemkot Kediri/jatimnow.com)

jatimnow.com - Deretan motor antik dari berbagai model dan usia menjadi daya tarik dalam kegiatan Djoyoboyo Antique Rendezvous Race (DARR) 2026 bertema Ride the Legacy, Feel the History yang untuk pertama kalinya digelar di Kota Kediri.

Suasana semakin meriah saat Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, menaiki salah satu motor antik untuk memasuki area panggung. Kehadirannya sekaligus menyapa para pecinta motor antik yang memadati GOR Jayabaya Kota Kediri, Sabtu (7/11/2026).

DARR 2026 diselenggarakan Joyoboyo Motor Antik Club (JMAC) Kediri selama dua hari, 6-7 November 2026. Kegiatan ini diikuti para pecinta motor antik dari berbagai daerah di Indonesia.

Baca juga: Pemkot Kediri dan Lirboyo Salat Istisqa, Mbak Vinanda Ajak Warga Jaga Lingkungan

Selain menjadi ajang berkumpulnya komunitas, kegiatan tersebut juga menghadirkan perlombaan dalam sembilan kelas dengan total 80 peserta. Mereka datang dari berbagai daerah, seperti Bali, Tangerang, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, dan Malang.

Saat memberikan sambutan, Mbak Vinanda mengaku senang karena Kota Kediri dipercaya menjadi tuan rumah kegiatan yang mempertemukan para pecinta motor antik dari berbagai daerah tersebut.

Menurutnya, motor antik memiliki keistimewaan tersendiri. Kendaraan tersebut bukan sekadar alat transportasi, tetapi juga menyimpan sejarah dan cerita perjalanan dari masa ke masa. Bahkan, beberapa motor yang dipamerkan maupun dilombakan merupakan kendaraan yang pernah digunakan pada masa perang.

Menariknya, meski diproduksi sejak era 1940-an, motor-motor tersebut masih memiliki mesin yang kuat dan mampu mengikuti perlombaan.

“Di sini saya melihat, semakin lama usia motornya dan semakin antik modelnya, justru semakin memiliki kebanggaan tersendiri bagi pemiliknya. Tadi saya juga sempat bertanya kepada Ketua MACI, motor sebagus ini kalau dilombakan apa tidak sayang. Namun, menurut beliau tidak, karena yang diuji adalah kekuatan mesinnya,” jelasnya.

Mbak Vinanda juga mengapresiasi kekompakan anggota komunitas dan panitia yang telah menyukseskan kegiatan tersebut. Ia berharap nilai kebersamaan, solidaritas, dan kepedulian yang terbangun dalam komunitas motor antik dapat terus dijaga dan ditularkan kepada masyarakat.

Baca juga: Kota Kediri Raih Penghargaan Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular

Ia juga berharap komunitas motor antik bisa menjadi inspirasi bagi komunitas lainnya dalam menjaga nilai-nilai positif. Selain itu, kegiatan tersebut diharapkan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya warga Kota Kediri.

\

Djoyoboyo Antique Rendezvous Race merupakan ajang balap motor antik yang diikuti kendaraan berusia lebih dari 50 tahun. Secara umum, motor dikategorikan antik apabila diproduksi sebelum 1975. Adapun motor yang mengikuti perlombaan ini mayoritas merupakan produksi era 1940 hingga 1960-an.

Motor-motor tersebut didominasi buatan Eropa dan Amerika yang pada masa lalu digunakan untuk keperluan perang.

Dalam kompetisi ini terdapat sembilan kelas yang diperlombakan. Di antaranya Sixty Club Race Class untuk pengendara berusia di atas 60 tahun, Old School Class 500UP untuk motor bergaya old schooldan chopper berkapasitas di atas 500 cc serta mesin twin produksi sebelum 1984.

Baca juga: Kota Kediri Kukuhkan FKUB Kecamatan Pesantren, Perkuat Kerukunan Antarumat Beragama

Selanjutnya, Side Valve Class untuk motor bermesin katup samping atau side valve di bawah 650 cc, Single Class untuk motor satu silinder di bawah 500 cc, serta Twin Class untuk motor dua silinder.

Ada pula Hand Shifter Class untuk motor dengan sistem perpindahan gigi menggunakan tuas tangan (hand shifter) dan kapasitas mesin di atas 750 cc. Sementara Two Stroke Class FFA diperuntukkan bagi motor dua tak buatan Eropa dan Amerika dengan produksi sebelum 1975.

Dua kelas lainnya yakni Two Stroke Under 150 Class untuk motor dua tak berkapasitas di bawah 150 cc dan De Mazda Class untuk motor custom dengan mesin Mazda B600 yang telah dimodifikasi menjadi sepeda motor.

Mengusung konsep fun race, kegiatan ini lebih mengutamakan kebersamaan dan menjadi wadah silaturahmi bagi para pecinta motor antik dari berbagai daerah.

Ikuti perkembangan berita terkini Jawa Timur dan sekitarya di Aplikasi jatimnow.com!
Berita Kediri

Berita Terbaru
Tretan JatimNow

Terpopuler