jatimnow.com - Dunia olahraga Indonesia di bawah kepemimpinan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi mendapat pujian dari mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Kabinet Pembangunan VI (1993-1998) dibawah Presiden Soeharto, Hayono Isman.
Hayono mengatakan bahwa tingkat kesadaran masyarakat Indonesia terhadap olahraga dirasa masih rendah. Namun, dibalik rendahnya tingkat kesadaran masyarakat tersebut Indonesia berhasil meraih prestasi gemilang pada gelaran Asian Games 2018.
"Bagi saya yang pernah jadi menteri, ini hasil yang ajaib. Kita jadi juara 4. Melampaui target 16 emas, meraih 31 emas itu ajaib," ujarnya saat ditemui dalam rakor Aliansi Relawan Jokowi, Minggu (11/11/2018).
Ia melanjutkan, lantaran sudah mencapai prestasi tinggi ini Indonesia memiliki tantangan lain ke depannya yaitu mempertahankan bahkan meningkatkannya.
"Tantangan ke depan prestasi ajaib ini bisa dipertahankan dan ditingkatkan di tingkat yang lebih tinggi di olimpiade di masa yang akan datang. Karena olahrga prestasi kita ukurannya olimpiade. Jangan sampai di asian games hebat tapi gak mampu menembus 10 besar olimpiade," tegasnya.
Saat ditanya terkait polemik PSSI yang diketuai Edy Rahmayadi yang juga merupakan Gubernur Sumatera Utara, Hayono enggan berkomentar.
"Saya serahkan kepada PSSI karena itu masalah PSSI. Biarkan yang berpikir anggota yang terhimpun dalam PSSI," tuturnya.
Namun Hayono menerangkan bahwa sebenarnya wajar apabila posisi ketua PSSI diemban oleh pejabat selama posisi tersebut tidak mengganggu kinerja PSSI.
"Waktu saya menjadi menpora, memang yang memimpin organisasi populer seperti sepakbola harus pejabat. Kalau gak pejabat susah karena menyangkut kepercayaan," tutupnya.
Mantan Menpora Kabinet Soeharto Puji Prestasi Olahraga Kabinet Jokowi
Minggu, 11 Nov 2018 20:24 WIB
Reporter :
Arry Saputra
Arry Saputra
Berita Terbaru
TMMD ke-129 di Desa Tlemang Lamongan Bangun Jalan, RTLH hingga Irigasi
Mahasiswa UINSA Somasi Menteri Agama, Desak Transparansi Pemilihan Rektor
Baru Diluncurkan, Program Ternak Puyuh Pemkot Probolinggo Bakal Dihentikan
Prodi Ilmu Politik UNESA Libatkan DPRD, KPU, hingga Media untuk Perkuat Kurikulum
FGD Unisda Lamongan Bahas Pengembangan Kampus dan Peningkatan Kualitas Lulusan
Tretan JatimNow
Serunya Nobar Film Foufo di Kediri, Penonton Malah Dibikin Nangis Sama Ceritanya
Maria Apriliani, Doktor Muda Alumni UNAIR yang Bersinar di Kancah Internasional
Kisah Dr. Sentot Purwandi, Alumni Farmasi UNAIR yang Pantang Menyerah
Kisah Ory dan Sherlita, Menghidupkan Spirit Kartini di Era Digital
Terpopuler
#1
Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah
#2
Bapak dan Anak Pengasuh Ponpes di Malang Ditangkap, Diduga Lecehkan Santriwati
#3
Sengketa Tata Ruang Graha Famili Surabaya, Sorotan Mengarah ke The Nook Cafe
#4
Empat SD di Tulungagung Tak Dapat Siswa Baru, Tunjangan Guru Batal Cair
#5