jatimnow.com - Dua pelaku penyerangan polisi di Lamongan ER dan MSA saat ini berada di Ditreskrimum Polda Jatim. Keduanya akan dijemput langsung oleh Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri.
"Keduanya sudah berada di Krimum, nanti akan didatangi oleh Detasemen Khusus 88 Mabes Polri yang akan berangkat ke Jakarta," ungkap Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera saat dikonfirmasi jatimnow.com, Rabu (21/11/2018).
Barung mengatakan, kedua tersangka akan dikawal langsung oleh Densus 88. Sebab, ada sesuatu yang berhubungan dengan terorisme.
"Rana ini sudah bukan di kami lagi tapi di pihak Densus 88," lanjut Barung.
Terkait pelaku residivis, Barung menyampaikan bahwa pihaknya memiliki data pelaku yang memang pernah mengunjungi napi teroris beberapa kali.
"Data ini akan kita masukkan ke Densus. Yang bersangkutan juga kerap kali melakukan komunikasi dengan napiter yang berada di sel khusus daripada terorisme," kata Barung.
Barung menambahkan, pihaknya berani menyatakan bahwa pelaku merupakan seseorang yang tergolong dalam bukan kriminal biasa. Pelaku diduga ada hubungannya dengan jaringam radikalisme.
"Ini berlangsung cukup intens sehingga kita berani menyampaikan bahwa pelaku ini bukan kriminal biasa. Kelompoknya siapa itu rananya di Densus, tapi ada hubungannya" imbuhnya.
Saat ditanya terkait motif pelaku, Barung menegaskan jika hal tersebut nantinya akan diungkap oleh Densus 88. Pasalnya kasus ini menyangkut penyelidikan kasus tersebut kedepannya.
"Diserahkannya kasus ini ke Detasemen karena ada spesifikasi kasus ini untuk ditangani di terorisme. Kalau dibuka kenapa, akan terbuka motif-motif yang lain," pungkasnya.
Dua Penyerang Polisi di Lamongan Dijemput Densus 88 Antiteror
Rabu, 21 Nov 2018 16:15 WIB
Reporter :
Erwin Yohanes, Arry Saputra
Erwin Yohanes, Arry Saputra
Berita Lamongan
Buntut Insiden di Gresik, Polres Lamongan Larang Patrol Sahur Pakai Sound System
Safari Ramadan Pangdam V/Brawijaya di Lamongan Bawa Pesan Harmonisasi TNI
Heboh MBG di Lamongan, SPPG Didesak Perbaiki Kualitas Menu Ramadan
Jauh dari Standar Gizi, Dewan Pendidikan Lamongan Desak MBG Dihentikan Selama Ramadan
Sego Boran Lamongan Jadi WBTb, Peluang Strategis Perkuat Ekraf Berbasis Kearifan Lokal
Berita Terbaru
Konflik Iran-AS Memanas, Alumni Lemhannas Ungkap Strategi Ketahanan Nasional
Hafal 11 Juz Alquran, Peserta Tunanetra Curi Perhatian di MHQ PKS Jatim
Kapolres Gresik Komitmen Jaga Kamtibmas Usai Mediasi Warga Campurejo-Banyutengah
Kominfo Jawa Timur Apresiasi Peran jatimnow.com sebagai Penjernih Informasi
Cegah Bus “Ngeblong”, Satlantas Polres Kediri Kota Awasi Simpang Alun-Alun
Tretan JatimNow
Kisah 3 Mahasiswa Surabaya Terpilih Jadi Google Student Ambassador Pertama
Ni Kadek Ayu Wardani Dobrak Mitos Aktivis Sulit Lulus Kuliah
Konsisten Memberdayakan Kaum Hawa, Reny Widya Lestari Raih AWEN Award 2025
Aura Sinta Raih Emas Pada Ajang AKF China Setelah Gagal di Porprov Jatim
Terpopuler
#1
8 Tahun jatimnow.com: Berani, Lebih Kuat dan Lebih Solid
#2
Konflik Iran-AS Memanas, Alumni Lemhannas Ungkap Strategi Ketahanan Nasional
#3
Pionir Ekspor Rokok Madura Siap Ekspansi ke Pasar Asia dan Eropa
#4
Pameran Bayi Mikroplastik di Surabaya, Potret Kelam Penjajahan Plastik
#5