jatimnow.com - Pelebaran Jalan di kawasan Simpang Dukuh Surabaya dipastikan selesai tahun 2019. Dalam pengerjaan itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah menyelesaikan proses pembebasan 17 persil tanah dengan biaya sebesar Rp 47 miliar.
"Pelebaran jalan Simpang Dukuh kami telah bebaskan 17 persil termasuk sebagian lahan Hotel Inna Simpang atau total dengan luas tanah 2.890 meter persegi," kata Erna Purnawati Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Pematusan Surabaya, Jumat (23/11/2018).
Ia mengatakan, untuk Jalan Simpang Dukuh yang dibebaskan sebanyak 17 persil dengan rincian 8 persil di antaranya masih dikonsinyasi karena sertifikat tanah dengan penempat rumah masih ada yang belum sama.
"Dari 17 persil tanah yang telah kita bebaskan, 8 persil diantaranya sistem ganti ruginya masih kita konsinyasi atau uang ganti rugi di pengadilan nominalnya sebesar Rp 32 miliar," urianya.
Erna mengatakan, secara total luas tanah yang dibebaskan untuk pelebaran jalan Simpang Dukuh adalah 2.890 meter persegi. Dari luas tanah itu 1.487 meter persegi dikonsinyasi dan selebihnya dibayarkan langsung ke pemilik.
"Yang paling besar ya Hotel Inna Simpang sekitar 960 meter persegi. Sebenarnya pihak Inna Simpang mau langsung dibayar uang pembebasannya, tapi karena sertifikatnya masih diblokir di BPN maka harus lewat konsinyasi juga," paparnya.
Ia menjelaskan, kenapa pembayaran ganti rugi bagi 7 persil tanah milik warga juga dikonsinyasi karena sertifikatnya masih di Bank Indonesia.
"Jika yang masih sengketa itu masih susah, tapi kami juga telah menyiapkan dana solatium sebesar 20 persen dari total tanah dan lama tinggal mereka di daerah itu, kenapa ada dana itu karena kepedulian Pemkot terhadap masyarakat, tapi nantinya dana itu akan dipantau BPK," pungkasnya.
17 Persil Tanah Dibebaskan Pada Pelebaran Jalan Simpang Dukuh Surabaya
Jumat, 23 Nov 2018 21:23 WIB
Reporter :
Farizal Tito
Farizal Tito
Berita Surabaya
Prakiraan Cuaca Surabaya Sabtu 5 April: Hujan Siang-Sore
Prakiraan Cuaca Surabaya Jumat 4 April: Cerah Berawan
Prakiraan Cuaca Surabaya Kamis 3 April: Hujan Berangin
Instruksi Wali Kota Surabaya untuk Direktur KBS Antisipas Ledakan Pengunjung
Prakiraan Cuaca Surabaya Rabu 2 April 2025: Cerah Berawan
Berita Terbaru
Tersangka Ledakan Petasan, Perang Dagang AS, Sistem Contraflow
Rumah di Tulungagung Terbakar Akibat Pemilik Lupa Matikan Kipas Angin
Prakiraan Cuaca Surabaya Sabtu 5 April: Hujan Siang-Sore
Penumpang Padati Stasiun di Wilayah Daop 7 dan 9 untuk Kembali ke Perantauan
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno di Blitar, Ditemani Sejumlah Politisi PDIP
Tretan JatimNow
Profil Sofie Imam, Warga Tulungagung Asisten Pelatih Fisik Timnas Dampingi PK
Sosok Afrizal Rahman, Atlet Skateboard Muda Berbakat dari Kota Madiun
Kisah Siswi di Jember Hidup Sendiri, Aktif Modelling hingga jadi Duta Maritim
Kisah Tukang Cukur di Banyuwangi Beri Layanan Gratis bagi Difabel hingga ODGJ
Terpopuler
#1
7 Remaja Trenggalek jadi Tersangka Ledakan Petasan Balon Udara di Tulungagung
#2
Polisi Terapkan Sistem Contraflow di Jalan Raya Petrah Bangkalan
#3
Perang Dagang AS, Bupati Jember Fawait: Satu Komando di Belakang Prabowo
#4
Penumpang Padati Stasiun di Wilayah Daop 7 dan 9 untuk Kembali ke Perantauan
#5