Dua Kelompok Jemaah Asal Tulungagung Sedang Umroh Saat Perang Amerika-Iran
Peristiwa 3 jam yang lalu
jatimnow.com-Dua kelompok jemaah asal Tulungagung saat ini sedang menjalankan ibadah umroh di Arab Saudi. Keberangkatan jemaah tersebut dilakukan tepat sebelum serangan Israel dan Amerika Serikat ke Iran.
Hingga saat ini eskalasi perang di Timur Tengah masih dinamis. Dampaknya, sejumlah negara menutup bandara untuk mengurangi resiko perang yang masih terjadi.
Kepala Kantor Kementerian Haji Tulugagung Suryani mengatakan bahwa Kemenhaj Republik Indonesia telah mengeluarkan surat imbauan resmi terkait situasi konflik di Timur Tengah. Beberapa penerbangan menuju Arab Saudi berpotensi mengalami penundaan dan pembatalan.
"Bagi masyarakat yang ingin menjalankan ibadah umrah agar memastikan kepada maskapai penerbangan. Karena beberapa penerbangan menuju Arab Suadi berpotensi ditunda atau dibatalkan," ujarnya, Selasa (3/3/2026).
Sedangkan untuk jemaah umrah yang sudah berada di Arab Saudi diminta untuk tenang dan tidak panik. Pasalnya, pemerintah Indonesia terus menjalin komunikasi dengan maskapai.
"Pemerintah akan melakukan komunikasi secara intens untuk memastikan jemaah umrah yang di Arab Saudi tetap aman dan terlayani dengan baik," terangnya.
Suryani menjelaskan, berdasarkan informasi yang diterima, terdapat dua kelompok jemaah asal Tulungagung yang saat ini menjalankan ibadah umrah di Arab Saudi. Mereka sudah berangkat sebelum terjadi konflik perang Timur Tengah.
"Setahu saya ada dua kelompok yang sudah berangkat umrah ke Arab Saudi," jelasnya.
Dua kelompok jemaah umrah berangkat melalui biro travel yang berbeda. Yakni satu kelompok berangkat melalui travel Menara Kamilah Tulungagung dan satu kelompok menggunakan travel dari luar Tulungagung.
"Kalau kelompok jemaah umrah yang berangkat melalui travel Tulungagung ada sekitar 40 orang. Sedangkan satu kelompok yang berangkat dari travel luar kota saya kurang tahu berapa jumlah jemaahnya," paparnya.
Hingga saat ini Suryani belum menerima informasi dari dua kelompok jemaah umrah asal Tulungagung yang berada di Arab Saudi. Namun informasinya mereka akan pulang setelah Hari Raya Idul Fitri 2026.
"Satu kelompok akan pulang pada tanggal 22 Maret 2026, dan satu kelompok lainya akan pulang setelah lebaran. Sampai saat ini kami belum menerima informasi kondisi dari dua kelompok jemaah umarah di Arab Saudi," pungkasnya.