Pixel Code jatimnow.com

Ribuan Ton Bahan Baku Baja Masuk Tanjung Priok

Ekonomi Kamis, 30 Apr 2026 18:37 WIB
PTP Nonpetikemas bongkar 36.984 ton steel slab asal Oman di Tanjung Priok untuk jamin pasokan bahan baku industri manufaktur dan konstruksi nasional. (Foto: PTP Nonpetikemas for jatimnow.com)
PTP Nonpetikemas bongkar 36.984 ton steel slab asal Oman di Tanjung Priok untuk jamin pasokan bahan baku industri manufaktur dan konstruksi nasional. (Foto: PTP Nonpetikemas for jatimnow.com)

jatimnow.com - Arus distribusi bahan baku industri nasional mendapat suntikan tenaga baru. PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) baru saja menuntaskan bongkar muat steel slab sebanyak 36.984 ton di Dermaga 115, Cabang Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Langkah ini menjadi sinyal positif bagi sektor manufaktur dan konstruksi yang sangat bergantung pada ketersediaan baja. Komoditas jumbo tersebut diangkut oleh kapal MV Vanguard yang berlayar jauh dari Pelabuhan Sohar, Oman. Proses pemindahan muatan berlangsung maraton sejak 28 April hingga 1 Mei 2026.

Untuk memastikan logistik tidak tersendat, anak usaha Pelindo ini mengerahkan unit Gantry Luffing Crane (GLC) yang dipadukan dengan derek kapal. Kombinasi alat berat ini terbukti mempercepat durasi bongkar muat sekaligus meminimalkan risiko kecelakaan kerja di area dermaga.

Branch Manager PTP Nonpetikemas Cabang Tanjung Priok, Budi Utoyo, menyatakan bahwa keberhasilan menangani volume sebesar ini membuktikan kesiapan infrastruktur pelabuhan dalam menyokong kebutuhan industri strategis.

"Layanan ini merupakan bentuk komitmen kami menjaga kelancaran rantai pasok industri lewat operasional yang lincah dan mengedepankan prinsip zero accident," ujar Budi dalam keterangan resminya, Kamis (30/4).

Bukan hanya soal angka bongkar muat baja, kinerja PTP Nonpetikemas sepanjang Triwulan I 2026 menunjukkan grafik yang kian menanjak. Data internal mencatat produktivitas general cargo melesat 33 persen, dari 3.019 ton ship day menjadi 4.024 ton ship day.

Sektor curah cair pun tidak mau kalah dengan pertumbuhan 17 persen, mencapai angka 1.746 ton ship day. Tren ini menggambarkan bahwa aktivitas ekonomi di lantai bursa logistik sedang bergairah.

SM Sekretaris Perusahaan PTP Nonpetikemas, Fiona Sari Utami, menambahkan bahwa kehadiran terminal multipurpose yang andal menjadi kunci keberhasilan distribusi komoditas strategis.

"Kami terus menyediakan layanan terminal yang terintegrasi. Tujuannya jelas, mendukung distribusi bahan baku agar sektor manufaktur nasional punya daya saing kuat," tutur Fiona.

Secara keseluruhan, total arus barang (throughput) PTP Nonpetikemas hingga Maret 2026 menembus 12,4 juta ton. Angka ini tumbuh 3,84 persen dibandingkan periode serupa tahun lalu yang berada di level 11,9 juta ton.

Capaian tersebut disokong oleh berbagai jenis muatan, dengan rincian Curah Kering: 5,7 juta ton, Curah Cair: 3 juta ton, General Cargo: 2,9 juta ton, dan Bag Cargo: 656 ribu ton

Dengan panjang dermaga mencapai 3.314 meter serta gudang penyimpanan seluas 26.191 meter persegi, PTP Nonpetikemas kini bertransformasi menjadi tulang punggung yang memastikan roda pabrik di tanah air tetap berputar tanpa kendala bahan baku.