Pixel Code jatimnow.com

Mendadak Lumpuh, Petugas Damkar Tulungagung Evakuasi Siswa Lewat Balkon

Peristiwa Selasa, 12 Mei 2026 07:35 WIB
Proses evakuasi siswa yang dilakukan Damkar Tulungagung lewat balkon. (Foto: Damkar Tulungagung for jatimnow.com)
Proses evakuasi siswa yang dilakukan Damkar Tulungagung lewat balkon. (Foto: Damkar Tulungagung for jatimnow.com)

jatimnow.com - Seorang siswa SMK di Tulungagung mendadak mengalami lumpuh saat sedang melaksanakan kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL). Proses evakuasi siswa ini berlangsung dramatis. Terkendala akses, petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelematan setempat melakukan evakuasi melalui balkon lantai dua bangunan kantor.

Siswa diketahui bernama Sandra Kirara Aulia, kelas 11 SMK Sore Tulungagung asal Desa Pelem, Kecamatan Campurdarat. Peristiwa ini terjadi saat korban tengah menjalani Praktik Kerja Lapangan (PKL) di sebuah kantor penyedia layanan internet di Desa Gesikan, Kecamatan Pakel.

Kasi Evakuasi dan Penyelamatan Damkar Tulungagung, Iwan Supriyono, menceritakan kejadian bermula saat Sandra baru saja selesai menjalankan tugas lapangan. Saat itu ia hendak mengambil tas di lantai dua.

"Saat merunduk, tiba-tiba punggungnya tidak bisa digerakkan dan dia mengalami kesakitan hebat. Katanya seperti ada yang terjepit di punggung," ujarnya, Senin (11/5/2026) malam.

Kondisi korban hanya bisa terbaring telentang di lantai membuat rekan-rekannya panik. Khawatir terjadi cedera saraf yang lebih parah jika dipaksa turun lewat tangga, mereka akhirnya memutuskan menghubungi petugas Damkar dan relawan ambulans.

Namun evakuasi tak bisa segera dilakukan. Hal ini dikarenakan karena akses tangga yang sangat sempit dan tidak memungkinkan dilewati tandu. Petugas mengambil keputusan berisiko dengan mengevakuasi korban melalui balkon luar lantai dua.

Petugas menggunakan tandu basket dan mengikat tubuh Sandra agar tidak terjatuh. Secara perlahan dan estafet, siswa iniditurunkan dari ketinggian menuju lantai dasar.

"Kami harus sangat hati-hati karena kondisinya sulit. Petugas tidak mau ambil risiko lewat tangga yang sempit karena bisa membahayakan korban. Akhirnya kami lewatkan balkon," tuturnya.

Selama proses evakuasi yang mendebarkan tersebut, Sandra dilaporkan dalam kondisi sadar, meski sesekali meringis menahan nyeri yang luar biasa di bagian punggungnya. Setelah berhasil diturunkan, Sandra langsung dilarikan menggunakan ambulans ke RSUD dr Karneni Campurdarat untuk mendapatkan penanganan medis intensif.