Kecelakaan Beruntun di Tulungagung, Pengendara Motor Tewas
Peristiwa Rabu, 13 Mei 2026 08:05 WIBjatimnow.com – Seorang pengendara motor tewas usai terlibat kecelakaan beruntun di Tulungagung. Korban diketahui bernama Imam Kanapi (45) warga Kecamatan Sumbergempol. Sepeda motor korban tertabrak truk yang sedang berusaha menyalip kendaraan di depannya. Polisi yang tiba di lokasi kejadian langsung mengevakuasi jenazah korban ke rumah sakit dan melakukan olah TKP.
Kasat Lantas Polres Tulungagung, AKP M Taufik Nabila mengatakan kecelakaan ini terjadi Selasa (12/5/2026) malam sekitar pukul 21.45 WIB. Kecelakaan tersebut terjadi di Desa Pucunglor, Kecamatan Ngantru dan melibatkan tiga kendaraan. Yakni truk Mitsubishi bernopol AG 8613 PD, sepeda motor Suzuki Satria FU bernopol AG 6603 RAA, serta Honda PCX bernopol AG 6929 RCR.
"Korban meninggal dunia merupakan pengendara motor Satria FU bernopol AG 6603 RAA," ujarnya, Rabu (13/5/2026).
Dari hasil olah TKP, kecelakaan bermula saat truk melaju dari arah selatan ke utara. Pada saat bersamaan, sepeda motor Suzuki Satria FU melaju dari arah berlawanan. Diduga, sopir truk kurang berhati-hati saat berusaha menyalip kendaraan di depannya dan tidak mengutamakan kendaraan dari arah berlawanan, sehingga terjadi tabrakan dengan sepeda motor. Benturan ini membuat pengendara Satria FU terpental dan jatuh ke badan jalan, sementara motornya tergeletak di tengah jalan. Tak lama berselang, Honda PCX yang melaju dari arah yang sama tidak sempat menghindar dan menabrak sepeda motor yang sudah berada di tengah jalan.
"Sepeda motor korban usai kecelakan tergeletak di tengah jalan dan ditabrak motor lain yang tidak sempat menghindar," tuturnya.
Petugas yang tiba di lokasi segera melakukan evakuasi korban ke RSUD dr. Iskak Tulungagung. Sementara itu, seluruh kendaraan yang terlibat telah diamankan sebagai barang bukti untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Taufik mengingatkan para pengguna jalan untuk lebih berhati-hati, terutama saat hendak mendahului kendaraan lain.
“Kami mengimbau, terutama pengemudi kendaraan besar, untuk memastikan ruang gerak aman dan memperhatikan arus dari arah berlawanan sebelum menyalip. Kelalaian dapat memicu kecelakaan beruntun yang berakibat fatal,” pungkasnya.