Pixel Code jatimnow.com

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, PLN Beri Bantuan Alat Pertanian Elektrik

Ekonomi Jumat, 26 Jun 2026 14:45 WIB
Penyerahan bantuan TJSL PT PLN (Persero) berupa peralatan pertanian elektrik kepada Gapoktan Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik. (Foto: Sahlul Fahmi/jatimnow.com)
Penyerahan bantuan TJSL PT PLN (Persero) berupa peralatan pertanian elektrik kepada Gapoktan Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik. (Foto: Sahlul Fahmi/jatimnow.com)

jatimnow.com - PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) melalui Unit Induk Transmisi Jawa bagian Timur dan Bali, menyerahkan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertajuk Sedap Banjar (Sembada Pangan Melalui Dukungan Electrifying Agriculture di Banjarsari Gresik). Bantuan tersebut berupa peralatan pertanian elektrik untuk Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik.

Adapun bantuan yang disalurkan berupa hand traktor elektrik, pompa air elektrik, dan mesin semprot hama elektrik. Bantuan peralatan semuanya berbasis listrik, sehingga ramah lingkungan karena tidak menimbulkan polusi udara.

Selain bantuan peralatan pertanian, PT PLN (Persero) juga memberikan pelatihan bagi anggota Gapoktan Desa Banjarsari, tentang pengelolaan hasil tani, pemasaran produk, dan pengendalian hama.

Asisten Manager Keuangan dan Umum PLN Unit Pelaksana Transmisi Gresik, Rizky Wahyu Saputra, mengatakan program bantuan Electrifying Agriculture merupakan salah satu wujud nyata dan komitmen PT PLN (Persero) untuk mendukung ketahanan pangan nasional.

"Acara ini merupakan bentuk komitmen PT PLN (Persero) dalam mendukung peningkatan produktivitas sektor pertanian melalui pemanfaatan energi listrik yang andal, efisien, dan ramah lingkungan, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan,” kata Rizky Wahyu Saputra, Kamis (25/6/2026).

Rizky menyampaikan bahwasanya PT PLN (Persero) punya cita-cita sebagai perusahaan energi yang berkonsep go green atau ramah lingkungan. Dengan dukungan berbagai pihak hal itu salah satunya telah diwujudkan melalui program Electrifying Agriculture.

“Kami meyakini bahwa listrik bukan hanya untuk penerangan. Lebih dari itu listrik juga jadi penggerak produktivitas dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Itulah yang menjadi visi kami ke depan,” ujarnya.

Rizky melanjutkan jika pihaknya berharap dari bantuan ini nantinya para petani yang tergabung dalam Gapoktan Desa Banjarsari dapat memanfaatkan energi listrik yang dapat mendukung kegiatan pertanian secara lebih efektif dan efisien. Dengan begitu produksi dan kualitas hasil pertaniannya meningkat sehingga mampu memperkuat daya saing di pasaran.

“Semoga kerjasama dan sinergi ini menjadi pemicu lahirnya inovasi-inovasi dan semangat baru dalam mengembangkan sektor pertanian yang lebih maju, modern dan berkelanjutan yang dapat mendorong pertumbuhan perekonomian masyarakat Desa Banjarsari pada khususnya dan Kabupaten Gresik pada umumnya,” harapnya.

Salah satu anggota Gapoktan Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, sedang menempel striker di mesin pompa eletrik bantuan dari PT PLN (Persero). (Foto: Sahlul Fahmi/jatimnow.com)Salah satu anggota Gapoktan Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, sedang menempel striker di mesin pompa eletrik bantuan dari PT PLN (Persero). (Foto: Sahlul Fahmi/jatimnow.com)

Menanggapi program bantuan ini, Kepala Desa (Kades) Banjarsari, Agus Suwondo, menyambut gembira dan merasa sangat bersyukur. Tak lupa ia mengucapkan terima kasih kepada PT PLN (Persero) yang telah memberikan perhatian besar untuk kesejahteraan warganya.

“Hampir setiap tahun kami mendapat bantuan dari PT PLN (Persero). Kali ini bantuannya berupa peralatan pertanian berbasis elektrik. Semoga bantuan ini bisa menambah semangat para petani sehingga apa yang dicanangkan Presiden Prabowo mengenai ketahanan pangan bisa tercapai lebih cepat,” ucap Agus.

Ketua Gapoktan Desa Banjarsari, H. Sapi’in, berpesan kepada seluruh anggotanya untuk turut menjaga dan merawat dengan baik bantuan peralatan pertanian yang sudah diterima dari PT PLN (Persero). Ia juga menegaskan bahwa bantuan ini harus dipergunakan dengan tepat.

“Pemanfaatan bantuan ini harus dikoordinasi dengan baik. Jangan hanya dibuat perkelompok, tapi semua harus merasakan manfaatnya. Sebab bantuan ini ditujukan untuk meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat Desa Banjarsari,” pungkas Sapi’in.