Pixel Code jatimnow.com

BSI Surabaya Salurkan 479 Hewan Kurban, Ribuan Warga Jatim Terima Manfaat

Ekonomi Selasa, 30 Jun 2026 15:27 WIB
BSI Region VIII Surabaya menyalurkan 479 hewan kurban di Jawa Timur. (Foto: BSI for jatimnow.com)
BSI Region VIII Surabaya menyalurkan 479 hewan kurban di Jawa Timur. (Foto: BSI for jatimnow.com)

jatimnow.com - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) Region VIII Surabaya telah menuntaskan penyaluran 479 ekor hewan kurban di berbagai wilayah Jawa Timur pada momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.

Distribusi dilakukan di sejumlah daerah, meliputi Surabaya, Malang, Kediri, hingga Madiun, sehingga manfaat kurban dapat dirasakan masyarakat yang membutuhkan.

Regional CEO BSI Region VIII Surabaya, Jajang Abdul Karim, memastikan seluruh hewan kurban yang disalurkan telah memenuhi standar kesehatan.

"Seluruh hewan kurban yang disalurkan dipastikan dalam kondisi sehat dan memenuhi standar yang ditetapkan Rumah Potong Hewan (RPH) maupun Dinas Peternakan setempat," kata Jajang.

Menurutnya, penyaluran kurban menjadi bagian dari komitmen BSI untuk menghadirkan manfaat sosial yang lebih luas di tengah masyarakat.

"Melalui penyaluran hewan kurban, BSI Region VIII Surabaya ingin menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya saudara-saudara kita yang membutuhkan di Surabaya dan sekitarnya. Komitmen kami tidak hanya sebagai institusi keuangan syariah, tetapi juga menjadi sahabat sosial masyarakat," ujarnya.

Program kurban tersebut turut didukung layanan digital BSI melalui aplikasi BYOND by BSI dan BSI Hasanah Card.

Kolaborasi dengan 25 Lembaga Amil Zakat (LAZ) resmi juga mempermudah masyarakat menunaikan ibadah kurban secara digital.

Kemudahan transaksi serta pilihan harga hewan kurban yang dimulai dari Rp1,9 juta untuk kambing dinilai mendorong meningkatnya partisipasi masyarakat berkurban melalui BSI. Inovasi tersebut sekaligus memperkuat pengembangan ekosistem bisnis syariah yang berkelanjutan.

Secara nasional, BSI mencatat peningkatan jumlah hewan kurban yang disalurkan dibanding tahun sebelumnya.

Program tersebut juga menjangkau wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), sehingga distribusi manfaat berlangsung lebih merata.

Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo, mengatakan pertumbuhan bisnis perbankan syariah harus berjalan seiring dengan peningkatan manfaat sosial bagi masyarakat.

"Kinerja positif yang diraih BSI harus berbanding lurus dengan peningkatan volume ZISWAF, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, salah satunya melalui pemerataan distribusi hewan kurban," ujarnya.

Selain membantu masyarakat penerima manfaat, program kurban BSI juga menggerakkan ekonomi peternak lokal.

Secara nasional, BSI melibatkan 37 peternak, termasuk 19 pelaku UMKM dan desa binaan yang menjadi pemasok hewan kurban.

Sebagai bagian dari komitmen terhadap keberlanjutan, distribusi daging kurban juga menggunakan besek bambu sebagai kemasan ramah lingkungan.

Daging kurban kemudian disalurkan kepada lebih dari 600 ribu penerima manfaat, mulai dari masyarakat duafa, wilayah terdampak bencana, hingga lingkungan pesantren.