Pixel Code jatimnow.com

Hadiri Konferensi Pendidikan Indonesia, Gus Fawait Tekankan Teknologi dan Kreativitas

Pemerintahan Minggu, 05 Jul 2026 13:15 WIB
Gus Fawait saat menjadi pembicara di Konferensi Pendidikan Nasional 2026. (Foto: Diskominfo Jember/jatimnow.com)
Gus Fawait saat menjadi pembicara di Konferensi Pendidikan Nasional 2026. (Foto: Diskominfo Jember/jatimnow.com)

jatimnow.com - Bupati Jember, Muhammad Fawait, menghadiri Konferensi Pendidikan Indonesia 2026 yang digelar di Kabupaten Sleman. Dalam forum tersebut, Gus Fawait didapuk sebagai salah satu pembicara dan menekankan pentingnya integrasi sektor teknologi serta kreativitas dalam dunia pendidikan.

Kehadiran Gus Fawait menjadi wujud komitmennya untuk mendukung kemajuan sistem pendidikan nasional yang lebih inklusif dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Konferensi Pendidikan Indonesia 2026 juga dihadiri Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Wakil Menteri Dalam Negeri. Melalui forum dialog tersebut, Gus Fawait mengaku membawa pulang banyak gagasan dan semangat baru untuk terus memajukan pendidikan di Kabupaten Jember.

Dalam forum yang mengusung perspektif pendidikan berpihak kepada anak itu, Gus Fawait memaparkan gagasannya melalui tema Pendidikan di Era Disrupsi Digital: Transformasi Pembelajaran, Teknologi, dan Ekonomi Kreatif Masa Depan.

Menurutnya, integrasi antara sektor teknologi dan kreativitas menjadi kunci agar generasi muda tidak hanya menjadi penonton di era digital. Kurikulum pendidikan, kata dia, harus mampu mencetak talenta-talenta inovatif yang siap menciptakan lapangan kerja baru berbasis ekonomi kreatif.

“Kami akan terus melakukan terobosan-terobosan di sektor pendidikan, karena kami yakin bahwa pendidikan ini menjadi solusi jangka panjang untuk pengentasan kemiskinan,” ungkapnya, Jumat (3/7/2026).

Ia mengakui dampak pendidikan mungkin tidak langsung terlihat dalam jangka pendek. Namun, menurutnya, pendidikan merupakan langkah strategis yang harus terus ditempuh untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Karena secara teori, pendidikan adalah sebuah instrumen untuk mengangkat derajat hidup masyarakat, termasuk terkait masalah ekonomi, khususnya pengentasan kemiskinan,” lanjutnya.

Sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi pemikirannya, Gus Fawait menerima sertifikat penghargaan khusus dari lembaga Lingkar Daerah Belajar pada akhir acara.

Penghargaan tersebut menjadi simbol pengakuan atas dedikasinya dalam mengawal berbagai isu strategis di bidang pendidikan serta pengembangan potensi generasi muda Indonesia.