Pixel Code jatimnow.com

KONI Kabupaten Kediri Tes Parameter Atlet, Matangkan Persiapan Porprov Jatim 2027

Olah Raga 17 jam yang lalu
KONI Kabupaten Kediri gelar tes parameter tahap pertama bagi atlet-atlet berprestasi. (Foto: KONI Kabupaten Kediri/jatimnow.com)
KONI Kabupaten Kediri gelar tes parameter tahap pertama bagi atlet-atlet berprestasi. (Foto: KONI Kabupaten Kediri/jatimnow.com)

jatimnow.com - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kediri mulai memanaskan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027 dengan menggelar tes parameter tahap pertama bagi atlet-atlet berprestasi. Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Tenis Pemerintah Kabupaten Kediri, Kamis (9/7/2026).

Sebanyak 46 atlet peraih medali emas dan perak pada Porprov Jatim 2025 mengikuti tes tersebut. Dari total 50 atlet yang diundang, empat atlet lainnya tidak dapat hadir karena tengah mengikuti kejuaraan nasional di luar daerah.

Ketua KONI Kabupaten Kediri, Hakim Rahmadsyah Parnata, mengatakan tes parameter merupakan langkah awal untuk memetakan kondisi fisik atlet sekaligus menyusun program pembinaan yang lebih terarah menuju Porprov Jatim 2027.

“Untuk kita menyampaikan pembinaan, dalam waktu satu tahun itu waktu yang singkat. Nanti akan kelihatan atlet yang benar-benar persiapan setelah kemarin satu tahun libur, tidur atau tetap latihan nanti akan kita lihat. Makanya parameter ini kita lakukan untuk sebagai dasar awal,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, KONI Kabupaten Kediri menggandeng Universitas Nusantara PGRI untuk melakukan pengukuran dan analisis hasil tes. Hasil evaluasi nantinya akan diserahkan kepada masing-masing pelatih sebagai acuan dalam menyusun program latihan.

Tes parameter tahap pertama meliputi pengukuran daya tahan fisik, kecepatan, serta kemampuan lain yang disesuaikan dengan karakteristik masing-masing cabang olahraga. Atlet yang mengikuti tes berasal dari tiga kelompok cabang olahraga, yakni olahraga terukur, olahraga permainan, dan olahraga bela diri.

Hakim menegaskan, target KONI tidak hanya mempertahankan prestasi atlet peraih medali emas, tetapi juga mendorong atlet peraih medali perak agar mampu naik menjadi peraih emas.

“Nantinya hasil parameter ini menjadikan dasar untuk pelatih itu menentukan program langkah apa yang harus dilakukan untuk mengawal supaya prestasi itu bisa terjaga,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua IBCA MMA Kabupaten Kediri, Abdul Rokhim, mengatakan pihaknya mengirimkan tiga atlet pada tes parameter tahap pertama, yakni dua peraih medali emas, Sandi Mulyoseno dan Muhammad Qoridun Farhan, serta satu peraih medali perak, M. Bahar Sofiudin.

Menurutnya, tes parameter menjadi tolok ukur perkembangan atlet setelah menjalani program latihan.

“Harapannya untuk ini, bisa dijadikan pengukur hasil latihan selama berlatih di camp dan bisa meningkatkan kualitas untuk tes berikutnya,” katanya.

Ia berharap para atlet tetap konsisten menjalani latihan agar mampu meningkatkan kualitas fisik maupun teknik sehingga dapat meraih prestasi terbaik pada Porprov Jatim 2027.

“Harapannya bisa terus konsisten dalam berlatih, meningkatkan kualitas fisik juga teknik dan akan menghasilkan prestasi yang terbaik untuk IBCA MMA dan seluruh atlet binaan Kabupaten Kediri,” imbuhnya.

Setelah tahap pertama, KONI Kabupaten Kediri akan melanjutkan tes parameter tahap kedua yang melibatkan atlet peraih medali perunggu serta atlet-atlet potensial lainnya sebagai bagian dari program pembinaan menuju Porprov Jatim 2027.

“Kami dari KONI Kabupaten Kediri selalu berkomitmen untuk membuat suatu program pembinaan prestasi yang bersinambungan dan ingin membawa Kabupaten Kediri di lima besar Jawa Timur,” tandas Hakim.