Pixel Code jatimnow.com

Jelang Tahun Ajaran Baru, Toko Seragam di Tulungagung Mulai Ramai Pembeli

Peristiwa 16 jam yang lalu
Kondisi salah satu toko seragam di Tulungagung yang ramai pembeli. (Foto: Bramanta/jatimnow.com)
Kondisi salah satu toko seragam di Tulungagung yang ramai pembeli. (Foto: Bramanta/jatimnow.com)

jatimnow.com - Menjelang dimulainya tahun ajaran baru, sejumlah toko seragam di Tulungagung mulai kebanjiran pembeli. Bahkan kenaikan penjualan seragam bisa tembus 100 persen dibandingkan hari biasa.

Pemilik Toko Seragam Lancar Jaya, Moh. Fahrudin mengatakan, tokonya mulai ramai pembeli sejak satu pekan terakhir. Semua jenis seragam ramai dibeli untuk persiapan tahun ajaran baru 2026/2027 pada jenjang pendidikan SD, SMP hingga SMA.

"Alhamdulillah minggu-minggu ini sudah mulai ramai untuk semua jenis seragam. Tapi yang paling banyak penjualan seragam SD," ujarnya, Sabtu (11/7/2026).

Kenaikan penjualan untuk seragam SD di tokonya mampu menembus angka 100 persen jika dibandingkan pada hari biasa. Sedangkan untuk seragam SMP dan SMA hanya meningkat berkisar diangka 40 hingga 50 persen saja.

Sebagai contoh, seragam sekolah yang dijual di tokonya hanya mampu terjual sebanyak 10 sampai 15 pasang pada hari biasa. Namun satu pekan terakhir mampu terjual sebanyak 60 sampai 70 pasang seragam hanya dalam waktu satu hari.

"Penjualan seragam SMP dan SMA tidak seramai seragam SD, kemungkinan karena banyak masyarakat yang dapat seragam bekas kakak atau saudaranya," ungkapnya.

Meski penjualan meningkat, sebenarnya penjualan seragam sekolah tahun ini justru menurun dibanding tahun sebelumnya. Tahun lalu Fahrudin mampu meraup omset kotor mencapai senilai Rp25 juta hingga Rp30 juta. Sedangkan omset kotor yang didapat tahun ini hanya mencapai sekitar Rp15 juta hingga Rp20 juta. Pihaknya menilai jika menurunnya penjualan seragam sekolah ini karena faktor ekonomi, mengingat harga BBM mengalami kenaikan.

"Tahun ini memang ekonomi kurang baik, jadi pembelian seragam juga turun. Apalagi masyarakat juga banyak yang beli hanya atasan saja atau menggunakan seragam milik kakaknya," pungkasnya.