DBD Juga Terjadi di Probolinggo, 88 Warga Terjangkit, Satu Meninggal

Kamis, 31 Jan 2019 18:10 WIB
Reporter :
Mahfud Hidayatullah
Pengasapan atau fogging dilakukan Dinkes Kabupaten Probolinggo

jatimnow.com - Sepanjang Januari 2019, tercatat 88 warga di Kabupaten Probolinggo terjangkit demam berdarah dengue (DBD). Dari angka itu, satu di antaranya meninggal dunia.

"Itu merupakan data serangan DBD berdasarkan catatan Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo," kata Kasi Penanggulangan dan Pencegahan Penyakit Menularan (P2PM) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Probolinggo dr. Dewi Veronica, Kamis (31/1/ 2019).

Menurut Dewi, meningkatnya serangan penyakit DBD itu akibat intensitas curah hujan cukup tinggi yang berpengaruh pada meningkatnya penyebaran nyamuk Aedes Aegypti.

Baca juga: Jatah Fogging Dinkes Tulungagung Terpangkas 75 Persen, Dampak Efisiensi Anggaran

"Sebab banyak genangan air sehingga nyamuk Aedes Aegypti cepat berkembang biak," ujarnya.

Baca juga: 4 Pasien Anak DBD di Tulungagung Meninggal Dunia pada Awal 2025

Dalam musim penghujan, lanjutnya, daya tahan tubuh manusia bisa menurun sehingga mudah terserang penyakit. Dewi juga menjelaskan, nyamuk Aedes Aegypti berkembang biak di lingkungan yang kotor.

\

"Warga diharapkan rajin membersihkan tempat mandi, kubur barang bekas dan jangan menumpuk barang kotor," imbaunya.

Baca juga: 102 Warga Lamongan Terjangkit Demam Berdarah, Didominasi Anak-anak

Selain itu, lanjut Dewi, sepanjang Januari ini pihaknya sudah melakukan pengasapan (fogging) sebanyak 16 kali agar penyebaran nyamuk Aedes Aegypti tidak sampai meluas.

"Syarat melakukan fogging berdasarkan penyelidikan epidemiologi (PE) harus ditemukan lebih dari 3 penderita demam. Serta ditemukan banyak jentik dari pemeriksaan 20 rumah di sekitar penderita DBD yang ada di daerah tersebut," pungkasnya.

Ikuti perkembangan berita terkini Jawa Timur dan sekitarya di Aplikasi jatimnow.com!
Berita Probolinggo

Berita Terbaru
Tretan JatimNow

Terpopuler