Kadinkes Surabaya Salahkan Kabar 59 Staf Puskesmas Terpapar Corona

Selasa, 14 Jul 2020 10:19 WIB
Reporter :
Budi Sugiharto, Sandhi Nurhartanto
Ilustrasi/ jatimnow.com

jatimnow.com - Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Febria Rachmanita menyerahkan ke bagian Humas Pemkot Surabaya untuk menanggapi staf Puskemas Banyu Urip, Sawahan yang dilaporkan terpapar Virus Corona alias Covid -19.

59 staf dan karyawan Puskesmas (Pkm) Banyu Urip (BU) yang dilaporkan kepada Camat Sawahan M Yunus itu terpapar. Tiga diantaranya disebut hamil.

Baca juga: 59 Staf Puskesmas Banyu Urip Dilaporkan Terpapar Corona, 3 Hamil

Baca juga: Golkar Jatim Siapkan Kegiatan Sambut Ramadan, Pengurus Daerah Wajib Tahu

Kadinkes Surabaya Febria Rachmanita saat dikonfirmasi mementahkan informasi yang kabar dari sang camat dikirimkan oleh kepala puskesmas itu.

"Salah," jawab Febria Rachmanita, Selasa (14/7/2020), tanpa menjelaskan kesalahan yang dimaksud.

Ketika dikejar di mana letak kesalahannya, ia meminta jatimnow.com menghubungi bagian humas atau hubungan masyarakat Pemkot Surabaya.

"Monggo ke kabag humas njih," jawab Febria Rachmanita melalui fasilitas pesan instan.

Perlu diketahui, 21 orang diantaranya disebut sudah melakukan tes swab PCR. Dan hasilnya disebut positif.

Baca juga: Menkes Perkirakan Pandemi Covid-19 Berubah jadi Endemi

Mereka adalah dokter hingga juru parkir. Yang mengejutkan dalam laporan itu dua bidan dan dan seorang petugas apotik disebut tengah hamil.

\

Berikut pesan yang diterima jatimnow.com, Selasa (14/7/2020).

"Ijin Laporan Pak Camat, saat ini Kondisi Pkm Banyu Urip dlm keadaan zona Hitam Pak.
Dari 59 Staf dan Kary Pkm Banyu Urip terdampak Covid19:

21 Swab PCR Positif tdd:
3 Dokter(1 sdh MRS dg covid19);
1 istri d 1 anak dari dokter yg MRS
6 Perawat
3 Bidan(2 hamil)
2 Apotek(1 hamil)
2 Analis Laborat
2 Staf Admin(TU)
1 tukang parkir

Baca juga: Mencicipi Kuliner Legendaris di Kediri, Soto Ayam Bok Ijo Wajib Dicoba

Mohon disarankan kepada masyarakat yg akan berobat ke Pkm BU bisa dialihkan ke pkm terdekat.

Kami tidak boleh lockdown ,tp kami juga khawatir dan kasihan dg pasien yg berobat ke Pkm BU.

Mohon doa dan supportnya spy kondisi Pkm cepat pulih dan masuk zona hijau secepatnya."

Ikuti perkembangan berita terkini Jawa Timur dan sekitarya di Aplikasi jatimnow.com!
Berita Surabaya

Berita Terbaru
Tretan JatimNow

Terpopuler