jatimnow.com - Seluruh polisi yang bertugas di Satresnarkoba Polrestabes Surabaya dites urine mendadak, Jumat (26/2/2021) dinihari. Tidak ada satupun anggota yang positif narkoba.
Kasatresnarkoba Polrestabes Surabaya AKBP Memo Ardian menyebut, tes urine dadakan itu dimulai dengan pemanggilan seluruh anggota dengan alasan akan digelar analisa dan evaluasi (anev).
"Jadi semunya kita kumpulkan, pura-pura kita gelar anev dan tebak-tebakan," ujar Memo.
Baca juga: Pemeriksan Bus dan Tes Urine di Tulungagung, 2 Awak Positif Amphetamin
Saat adegan anev berlangsung, sejumlah anggota Provost dan Dokkes Polrestabes Surabaya tiba-tiba masuk ke dalam ruangan anev itu lalu mengunci pintu ruangan.
"Saat pintu sudah terkunci, satu per satu dites urine," papar Alumni AKPOL Tahun 2002 ini.
Saat proses pengambilan urine, Memo dan anggota Provost mengawal langsung anggota saat mengambil urine-nya di kamar mandi.
Dan hasilnya, lanjut Memo, semua anggota reserse, termasuk kanit, kasubnit, bahkan KBO, wakasat hingga dirinya (kasatresnarkoba) dinyatakan negatif narkoba.
Baca juga: Tes Urine Sopir Bus di Terminal Trenggalek, 1 Orang Positif Benzodiazepine
"Alhamdulillah semuanya negatif (narkoba)," tegasnya.
Perwira polisi asal Kabupaten Kediri ini menyebut bahwa hasil itu menunjukkan komitmen semua personel Satresnarkoba Polrestabes Surabaya dalam memerangi penyalahgunaan narkoba, mulai dari pemakaian hingga peredaran.
"Ini tidak lepas dari sosialisasi yang terus menerus kita tekankan kepada seluruh anggota. Tentunya juga atas semua arahan pimpinan kami yang juga dilakukan tanpa henti," tambahnya.
Baca juga: 10 Siswa SMPN 1 Tuban Jalani Tes Urine dari BNNK, Ada Apa?
Memo mengapresiasi seluruh anggotanya yang memiliki komitmen tinggi sebagai penindak kejahatan narkoba.
"Terima kasih kepada seluruh anggota. Saya bangga terhadap kalian semua," tandas Memo.